Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Sunday, 24 Zulhijjah 1440 / 25 August 2019

Beri Pernyataan Rasialis, Trump: Banyak Orang Setuju

Selasa 16 Jul 2019 09:25 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Presiden AS, Donald Trump

Presiden AS, Donald Trump

Foto: EPA
Donald Trump membakar isu ras untuk mendapatkan dukungan politik.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela pernyataan rasialisnya di Twitter. Pada Senin (15/7), ia mengatakan empat anggota Kongres perempuan Partai Demokrat yang berasal dari warga minoritas AS untuk pulang ke negara asal mereka. 

Pernyataan itu memicu amarah seluruh anggota Partai Demokrat. Banyak masyarakat AS menilai Trump seorang rasialis. Namun, ia tidak meminta maaf dan justru memperkuat pernyataannya tersebut. 

Baca Juga

"Ini tidak mengganggu saya karena banyak orang setuju dengan saya, omong-omong banyak orang yang suka," kata Trump di Gedung Putih, Selasa (16/7). 

Hal itu menunjukkan Trump kembali menyampaikan retorika yang membakar isu ras dan imigrasi, hanya untuk melayani basis massa politiknya menjelang pemilihan presiden 2020. 

Tidak hanya Partai Demokrat, kritik juga muncul dari Partai Republik yang mengusung Trump. Senator Mitt Romney yang sempat menjadi kandidat presiden dari Partai Republik tahun 2012 mengatakan pernyataan Trump 'merusak, merendahkan, dan memecahbelah'.

Pernyataan rasialis Trump itu menyasar anggota Kongres Ilhan Omar dari Minnesota, Alexandria Ocasio-Cortez dari New York, Ayanna Pressley dari Massachusetts, dan Rashida Tlaib dan Michigan. Sebelumnya, Trump juga tak terima disebut rasialis oleh Ketua House of Representative Nancy Pelosi. 

“Sedih melihat Demokrat mencengkeram orang-orang yang berbicara begitu buruk tentang negara kita dan yang, di samping itu, membenci Israel dengan hasrat sejati serta tak terkendali. Setiap kali berkonfrontasi, mereka memanggil musuh mereka, termasuk Nancy Pelosi, ‘rasialis’,” kata Trump di Twitter. 

sumber : AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA