Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Wednesday, 17 Rabiul Akhir 1442 / 02 December 2020

Inggris: Ada Peluang Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran

Senin 15 Jul 2019 19:00 WIB

Red: Nur Aini

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt di London, Senin (1/7).

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt di London, Senin (1/7).

Foto: AP Photo/Frank Augstein
Iran dinilai masih jauh dari mengembangkan bom nuklir.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL -- Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan masih ada waktu untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir Iran. Meski Amerika Serikat merupakan sekutu terdekat Inggris, dia tidak setuju dengan cara AS mengatasi krisis Iran.

"Iran masih jauh dari mengembangkan bom nuklir. Masih sedikit peluang untuk menyelamatkan kesepakatan," kata Hunt kepada para awak media saat menghadiri pertemuan menteri luar negeri di Brussel.

Pertemuan di Brussel akan berupaya lebih kuat untuk meyakinkan Iran dan Amerika Serikat agar meredakan ketegangan dan memulai dialog di tengah kekhawatiran bahwa kesepakatan nuklir 2015 berisiko kandas. Ketegangan antara Iran dan AS meningkat sejak Presiden Donald Trump tahun lalu mundur dari kesepakatan nuklir. Hal itu terjadi saat Iran setuju untuk mengurangi program atom mereka dengan imbalan pencabutan sanksi, yang menghancurkan perekonomian negara itu.

Baca Juga

Sebagai tanggapan atas pemberlakuan kembali sanksi ketat AS, yang secara khusus menargetkan arus pendapatan minyak utama Iran, Teheran tidak lagi mematuhi beberapa komitmennya terhadap kesepakatan tersebut. Sikap Iran itu membuat negara-negara berpengaruh Eropa, yakni Prancis, Inggris dan Jerman memperingatkannya soal kemungkinan dampak yang ditimbulkan apabila Iran tidak sepenuhnya mematuhi ketentuan dalam kesepakatan nuklir.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA