Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

Friday, 22 Zulhijjah 1440 / 23 August 2019

Jumlah 'Like' Instagram Syahrini dan Influencer Lainnya Tak Terlihat di Australia

Kamis 18 Jul 2019 13:18 WIB

Red:

abc news

abc news

Pengguna Instagram di Australia tidak bisa lagi melihat berapa banyak jumlah 'Like'

Para pengguna Instagram di Australia tidak bisa lagi melihat berapa banyak jumlah 'Like' dari unggahan foto dan video para influencer atau selebritas ternama, termasuk dari Indonesia.

Mulai Kamis siang (18/07), jumlah 'Like' dari akun sejumlah sosok popular di Instagram, seperti Princess Syahrini dengan pengikut nyaris 30 juta orang, tidak lagi terlihat, meski masih menampilkan berapa banyak pengikutnya yang memberikan komentar.

 

Instagram telah mengambil keputusan untuk tidak menampilkan lagi jumlah 'Like' dengan alasan agar tidak ada lagi 'kompetisi' di kalangan penggunanya.

Australia menjadi negara kedua yang sedang diujicoba, setelah Kanada yang sudah memulainya di bulan Maret lalu.

Para pengguna masih bisa melihat berapa dan siapa yang memberikan 'Like' kepada unggahannya, meski tidak ditampilkan pada publik.

Perwakilan Instagram di Australia dan Selandia Baru mengatakan langkah ini diambil agar penggunanya bisa lebih fokus pada berbagi foto dan video, bukan lagi pada berapa banyak jumlahnya.

"Kita tahu orang menggunakan Instagram untuk mengekspresikan diri mereka dan menjadi kreatif," ujar Mia Garlick, Direktur Kebijakan Publik Untuk Facebook dan Instagram di Australia dan Selandia Baru.

Sejak tahun 2017 sejumlah studi telah dilakukan di Inggris dan Amerika Serikat untuk melihat dampak Instagram terhadap kesehatan jiwa para penggunanya.

Bagi para pengguna akun bisnis, seperti sosok 'influencer' dan perusahaan yang memasarkan produknya, masih bisa mengakses halaman 'insight', untuk mengetahui berapa banyak 'Like' yang mereka terima.

Sejumlah pengguna Instagram di Australia menyambut baik keputusan ini, meski sebagian mempertanyakan bagaimana 'nasib' para influencer.

Para pengamat media digital pernah mengatakan 'Like' adalah 'mata uang' untuk mendongkrak karir para influencer.

Hingga saat ini Instagram belum berencana untuk menyembunyikan pengikutnya.

Seperti inilah tampilan halaman Instagram sejumlah influencer dan tokoh asal Indonesia terlihat jika diakses dari Australia

 

 

 

Simak berita lainnya dari ABC Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA