Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Inggris Terancam Konsekuensi Brexit tanpa Kesepakatan

Kamis 18 Jul 2019 16:37 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Bendera Uni Eropa.

Bendera Uni Eropa.

Foto: EPA/Patrick Seeger
Uni Eropa tidak terkesan dengan ancaman Brexit tanpa kesepakatan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Ketua negosiasi Brexit Uni Eropa Michel Barnier mengatakan ia tidak terkesan dengan ancaman Brexit berlangsung tanpa kesepakatan atau no-deal. Tapi, kata Barnier, jika Inggris memilih opsi tersebut maka mereka akan menghadapi konsekuensinya. 

Baca Juga

"Inggris akan menghadapi konsekuensinya," kata Barnier kepada BBC, Kamis (18/7). 

"Saya pikir pihak Inggris, yang mana sudah memiliki informasi dan kompenten dan tahu cara kerja kami di pihak Uni Eropa, tahu sejak sangat awal kami tidak pernah terkesan dengan ancaman seperti itu, tidak berguna untuk menggunakannya," kata Barnier.

Barnier berbicara dengan BBC sebelum pertarungan pemimpin Partai Konservatif. Ia mengatakan Withdrawal Agreement yang mengatur sebuah negara keluar dari Uni Eropa adalah satu-satunya cara untuk meninggalkan blok tersebut dengan cara yang tertib. 

Wakil Presiden Komisi Uni Eropa Frans Timmermans juga berbicara dengan BBC. Ia mengatakan menteri-menteri Inggris 'berlarian seperti orang bodoh' ketika menegosiasikan Brexit pada 2017. 

BBC melaporkan Barnier mengatakan Theresa May dan menteri-menterinya 'tidak pernah' memberitahunya no-deal menjadi salah satu opsi dalam Brexit. Secara terbuka May selalu mengatakan no-deal lebih baik daripada mendapatkan kesepakatan yang buruk. 

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA