Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Sejarah Hari Ini: Columbus Mendarat di Benua Amerika

Kamis 01 Agu 2019 09:45 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Penjelajah Spanyol Christoper Columbus

Penjelajah Spanyol Christoper Columbus

Foto: epictimes.com
Columbus pertama kali menginjakkan kaki di Semenanjung Paria yang kini jadi Venezuela

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Pada 1 Agustus 1498 penjelajah Italia Christopher Columbus menginjakkan kaki di daratan Amerika untuk pertama kalinya. Ia tiba di Semenanjung Paria yang kini bernama Venezuela. 

Columbus memasuki Teluk Paria di Venezuela dan mendirikan bendera Spanyol di Amerika Selatan kala itu. Dia kemudian menjelajahi Sungai Orinoco di Venezuela dan, dengan langsung menyadari bahwa dia menemukan benua lain. Columbus menyebut Venezuela adalah wilayah luar Taman Eden.

Baca Juga

Dilansir History, Columbus lahir di Genoa, Italia, pada 1451. Hanya sedikit informasi tentang kehidupan awalnya. Namun, ia dikenal bekerja sebagai pelaut dan kemudian menjadi penjelajah dunia melalui pelayarannya.

Dia terobsesi merintis rute laut barat ke Cathay (China), India, dan pulau-pulau emas dan rempah-rempah yang terkenal di Asia. Pada saat itu, orang Eropa tidak mengenal rute laut langsung ke Asia selatan. Eropa juga tak mengenal rute melalui Mesir dan Laut Merah sebab ditutup untuk orang Eropa oleh Kekaisaran Ottoman, seperti juga banyak rute darat.  

Berlawanan dengan legenda populer, orang-orang Eropa berpendidikan pada zaman Columbus percaya bahwa dunia itu bulat, seperti yang dikemukakan oleh St. Isidore pada abad ketujuh. Namun, Columbus, dan sebagian besar lainnya, menampik ukuran dunia. Ia menghitung bahwa Asia Timur harus terletak kira-kira di mana Amerika Utara berada di dunia (mereka belum tahu bahwa Samudra Pasifik ada).

Kala itu, ia hanya mengetahui Samudra Atlantik yang terletak di antara Eropa dan Hindia Timur. Kemudian Columbus bertemu dengan Raja John II dari Portugal dan mencoba membujuknya untuk mendukung "Enterprise of the Indies".

Namun, permintaan itu ditolak dan dia pergi ke Spanyol, di mana Raja Ferdinand dan Ratu Isabella juga menolaknya setidaknya dua kali.  Kendati demikian, setelah penaklukan Spanyol atas kerajaan Moor di Granada pada Januari 1492, para raja Spanyol setuju untuk mendukung pelayarannya.

Pada 3 Agustus 1492, Columbus berlayar dari Palos, Spanyol, dengan tiga kapal kecil, Santa Maria, Pinta, dan Nina. Pada 12 Oktober, ia tiba di Pulau Watling di Bahama, dan mendarat di hari yang sama, mengklaimnya untuk Spanyol. 

Masih di bulan yang sama, Columbus melihat Kuba, yang dia pikir adalah daratan China. Pada bulan Desember di tahun yang sama ekspedisinya mendarat di Hispaniola, yang Columbus kira adalah Jepang. Dia mendirikan sebuah koloni kecil di sana dengan 39 anak buahnya.  

Kemudian tim ekspedisinya kembali ke Spanyol dengan membawa emas, rempah-rempah, dan tawanan “India” pada Maret 1493. Timnya diterima dengan penghargaan tertinggi oleh pengadilan Spanyol. Dia diberi gelar "laksamana lautan samudera," dan ekspedisi kedua segera diselenggarakan. Dia adalah orang Eropa pertama yang menjelajahi Amerika sejak Viking mendirikan koloni di Greenland dan Newfoundland pada abad ke-10.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA