Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Turki akan Gelar Operasi Pembersihan Kelompok YPG/PKK

Senin 12 Agu 2019 16:43 WIB

Red: Nur Aini

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu saat berbicara di Konferensi Keamanan di Muenchen, Jerman, Ahad (19/2).

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu saat berbicara di Konferensi Keamanan di Muenchen, Jerman, Ahad (19/2).

Foto: Matthias Balk/dpa via AP
YPG merupakan cabang kelompok teror PKK di Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Turki pada Ahad (11/8) menyatakan Turki akan membersihkan gerilyawan YPG/PKK dari sisi timur Sungai Eufrat seperti di Jarabulus dan Afrin, Suriah, walau apapun tebusannya.

"Turki takkan mengizinkan AS menghentikan proses bagi operasi di sebelah timur Sungai Eufrat seperti yang mereka lakukan di Manbij," kata Mevlut Cavusoglu dalam pidato menyambut Idul Adha di kota kelahirannya, Antalya.

Baca Juga

"AS belum melakukan bagiannya dalam pelaksanaan peta jalan yang telah kami setujui bersama," ujarnya sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu.

Cavusoglu menambahkan bahwa, Turki akan membersihkan sebelah timur Sungai Eufrat dengan atau tanpa AS. Turki telah menjanjikan operasi kontra-teror di sebelah timur Eufrat.

Dalam dua tahun belakangan ini, Operasi Cabang Zaitun dan Perisai Eufrat Turki membebaskan wilayah tersebut dari gerilyawan YPG/PKK dan Da'esh, sehingga memungkinkan ribuan warga sipil yang mengungsi untuk pulang ke rumah mereka. Kesepakatan Manbij antara Turki dan pasukan AS mengenai penarikan gerilyawan YPG/PKK dari kota itu untuk menstabilkan wilayah tersebut, yang berada di bagian utara Provinsi Aleppo, Suriah.

YPG adalah cabang kelompok teror PKK di Suriah, yang telah bertanggung-jawab atas kematian hampir 40 ribu orang di Turki, termasuk banyak anak kecil, perempuan dan bayi, selama lebih dari 30 tahun.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA