Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Utusan Melayu Masih Terbit di Malaysia

Kamis 22 Aug 2019 06:59 WIB

Red: Ani Nursalikah

Kantor surat kabar Utusan Malaysia (Utusan Melayu) di Kuala Lumpur, Senin (19/8).

Kantor surat kabar Utusan Malaysia (Utusan Melayu) di Kuala Lumpur, Senin (19/8).

Foto: Malay Mail/Ahmad Zamzahuri
Utusan Melayu dan Kosmo! menaikkan harga jual.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perusahaan media berbahasa Melayu yang berusia 80 tahun Utusan Melayu (Malaysia) Berhad (Grup Utusan) akan terus beroperasi dengan menerbitkan dua media di bawahnya Utusan Malaysia dan Kosmo!.

Baca Juga

Direktur Utama Grup Utusan, Datuk Abdul Aziz Sheikh Fadzir sebagaimana dilansir media online Utusan, Kamis (22/8), mengatakan langkah tersebut diteruskan sekalipun perusahaan berada dalam situasi sulit, terutama saat terjadi peralihan dunia pemberitaan dalam bentuk media sosial.

Sebelumnya, sejumlah media di Malaysia memberitakan Utusan akan berhenti terbit mulai Rabu (21/8). Abdul Aziz mengakui Grup Utusan sebelum ini banyak dibantu UMNO. Namun, setelah kekalahan partai tersebut dalam Pemilu ke-14 (PRU-14) perusahaan penerbitan media ini kembali kepada realitas model bisnis media.

"Tidak benar kami hendak tutup (berhenti operasi). Betul kita menghadapi masalah. Tetapi kami pelan-pelan meningkatkan bisnis," katanya.

Perkembangan tersebut sekaligus memadamkan spekulasi liar Grup Utusan akan menghentikan operasinya menyusul ketidakmampuan menanggung biaya operasi. Abdul Aziz mengatakan perusahaan telah mengambil keputusan menaikkan harga Utusan Malaysia dari RM 1.50 per eksamplar menjadi RM 2.00 sedangkan Kosmo! dari RM 1.00 menjadi RM 1.50 mulai Jumat ini.

Dia mengharapkan masyarakat membantu Grup Utusan dengan membeli surat kabar Utusan Malaysia dan Kosmo! walaupun ada kenaikan harga. Pada kesempatan terpisah, mantan pemimpin redaksi Utusan Tan Sri Johan Jaffaar mengatakan perlu ada penyusunan untuk jangka pendek dan jangka panjang serta Utusan harus mengubah model bisnis agar hidup terus.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA