Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Kebakaran di Angola dan Kongo Lebih Parah dari Amazon

Selasa 27 Aug 2019 12:26 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Nur Aini

Api membakar kawasan hutan Amazon di Porto Velho, negara bagian Rondonia, Brasil, Ahad (25/8).

Api membakar kawasan hutan Amazon di Porto Velho, negara bagian Rondonia, Brasil, Ahad (25/8).

Foto: AP Photo/Eraldo Peres
Kebakaran hutan di Afrika Tengah lebih banyak dari Amazon dalam 48 jam terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, LUANDA -- Kebakaran di Amazon telah menimbulkan kritik tajam terhadap Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Namun menurut data satelit Modis yang dianalisis oleh Weather Source menyatakan, Brasil sebenarnya berada dalam urutan nomor ketiga di dunia pada kebakaran hutan selama 48 jam terakhir.

Baca Juga

Dilansir Aljazirah Selasa (27/8), Weather Source mencatat, sebanyak 6.902 kebakaran berada di Angola selama 48 jam terakhir, dibandingkan dengan 3.395 di Republik Demokratik Kongo, dan 2.127 di Brasil. Kebakaran lahan bukan fenomena yang tidak biasa bagi Afrika Tengah.

Menurut NASA, yang mengoperasikan satelit Aqua, lebih dari 67 ribu kebakaran dilaporkan dalam periode satu pekan pada Juni tahun lalu. Kebakaran terjadi ketika para petani menggunakan pertanian tebang dan bakar dalam membersihkan lahan untuk bercocok tanam.

Di samping itu, selama 48 jam terakhir, Zambia berada di urutan keempat dalam daftar. Sementara Bolivia berada di urutan keenam.

Sementara itu, pada Jumat (23/8) dengan menghadapi tekanan yang meningkat dari luar negeri, Bolsonaro memberi wewenang kepada militer untuk membantu mengatasi kobaran api. Presiden Brasil menyatakan melalui Twitter pada Ahad (25/8), bahwa ia juga menerima tawaran dukungan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Bolsonaro sebelumnya mengkritik tanggapan pemerintah asing, dan menuduh mereka ikut campur dalam kedaulatan nasional Brasil. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA