Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Ratu Inggris Gunakan Perabotan Bekas di Istana Buckingham

Rabu 11 Sep 2019 14:47 WIB

Red: Nur Aini

Ratu Inggris Elizabeth II

Ratu Inggris Elizabeth II

Foto: AP Photo
Ratu Inggris menggunakan barang bekas dan mendaur ulang pakaian.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Aktris Joanna Lumley mengatakan bahwa Ratu Inggris Elizabeth II telah mengunakan sejumlah barang-barang bekas di Istana Buckingham. Diantara barang-barang tersebut adalah peralatan makan, tempat tidur, bahkan bahan kain linen. 

Karena itu, Lumley mengatakan jika barang-barang ‘bekas’ tersebut cukup baik digunakan oleh kerajaan, tentunya itu juga tepat untuknya. Perempuan berusia 73 tahun itu juga mengungkapkan bahwa ia berusaha untuk menjaga lingkungan dengan menggunakan produk atau bedan secara berkelanjutan dan mengurangi penggunaan plastik. 

Baca Juga

Lumley memuji Ratu Elizabeth II yang mau menggunakan kembali seprai yang pernah digunakan, tanpa harus selalu menggunakan yang baru. Padahal, tak sedikit orang yang mengatakan bahwa di Istana Buckingham selalu dibutuhkan barang-barang baru. 

“Anda makan dengan menggunakan garpu dan pisau bekas, hingga tempat tidur yang digunakan juga bukan yang baru, dan itu adalah di Istana Buckingham. Jadi, jika itu cukup baik untuk ratu, demikian untukku,” ujar Lumley dilansir The Sun, Rabu (11/9). 

Seorang penulis buku tentang Keluarga Kerajaan Inggris bernama Adam Helliker mengatakan selama ini, kerajaan sering menjaga berbagai perabotan yang dimiliki dalam istana. Bahkan, mereka juga menggunakannya di semua kamar tidur utama di Balmoral.

“Betapa menggembirakan mengetahui ratu Elizabeth II terus mendukung penghematan dalam rumah tangga kerajaannya,” ujar Helliker. 

Contoh lain dari penghematan yang dilakukan Ratu Elizabeth II adalah menggunakan kembali tali dari paket, mendaur ulang pakaiannya, dan sesekali menggunakan transportasi umum. Pada tahun lalu, ia bepergian untuk liburan Natal di Norfolk menggunakan kereta api yang tiketnya diperkirakan seharga sekitar 50 poundsterling.

Phil Dampier, salah satu penulis buku What's In The Queen's Handbag dan Other Royal Secrets, mengatakan bahwa Ratu Elizabeth II senang dengan jika makanan di istana dapat disimpan saat harus tersisa. Ia juga sangat berhati-hati dalam mengelola dan mengawasi uang.

“Ratu bahkan punya tas tangan yang telah dimiliki selama 30 atau 40 tahun dan terus digunakan hingga sekarang,” kata Dampier. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA