Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Monday, 17 Muharram 1441 / 16 September 2019

Rusia Kecam Rencana Aneksasi Netanyahu

Kamis 12 Sep 2019 17:13 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Ani Nursalikah

Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin.

Foto: Reuters/Yuri Kochetkov
Netanyahu dan Putin dijadwalkan mengadakan pembicaraan di Sochi.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia mengecam rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berniat menganeksasi Lembah Yordan jika ia terpilih kembali dalam pemilihan umum putaran kedua. Menurut Rusia, Israel hanya dapat meningkatkan ketegangan regional secara tajam, terlebih ketika perdana menteri Israel bersiap bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.

Baca Juga

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan, telah mencatat reaksi sangat negatif dunia Arab terhadap pengumuman Netanyahu. "Kami berbagi keprihatinan tentang rencana seperti itu dari kepemimpinan Israel, yang implementasinya dapat secara tajam meningkatkan ketegangan di kawasan itu, melemahkan harapan untuk membangun perdamaian yang telah lama ditunggu-tunggu antara Israel dan negara-negara tetangga Arabnya," katanya, dilansir Guardian, Kamis (12/9).

Netanyahu dan Putin dijadwalkan mengadakan pembicaraan di Sochi, Laut Hitam selatan Rusia, Kamis malam. Awal bulan ini, Netanyahu menegaskan kembali janji menganeksasi sejumlah permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Langkah itu merupakan upaya memenangkan pemilih dari lebih dari 400 ribu warga Israel yang tinggal di permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan 200 ribu orang lainnya di Yerusalem Timur yang diduduki. Pada Selasa, ia pun mengulangi rencana itu selama pidato yang disiarkan langsung di TV Israel. Netanyahu mengatakan, akan menerapkan kedaulatan Israel di Lembah Yordan dan Laut Mati utara.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA