Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Trump: Serangan ke Saudi Aramco Tampaknya Dilakukan Iran

Selasa 17 Sep 2019 08:04 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Ani Nursalikah

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Foto: AP Photo/Andrew Harnik
Presiden Iran Hassan Rouhani membantah negaranya bertanggung jawab atas serangan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menduga Iran menjadi aktor di balik serangan terhadap pabrik minyak Saudi Aramco. Kendati demikian, Washington enggan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dan tindakan untuk merespons serangan tersebut.

Trump mengatakan AS masih menyelidiki apakah Iran berada di balik serangan fasilitas minyak Saudi Aramco. "Tentu saja terlihat seperti itu (Iran yang mendalangi dan melakukannya) pada saat ini," ucapnya, Senin (16/9).

Namun, Trump enggan terburu-buru merumuskan tindakan atau respons, termasuk opsi perang atas nama Arab Saudi. "Saya seseorang yang tidak ingin berperang," ujarnya.

Menurutnya, saat ini banyak opsi tersedia, tapi belum ada satu di antara mereka yang dapat seketika diterapkan. "Kami ingin menemukan secara pasti siapa yang melakukan (serangan) ini," kata Trump.

Presiden Iran Hassan Rouhani telah membantah tudingan negaranya bertanggung jawab atas serangan ke fasilitas minyak milik Saudi Aramco. Menurut Rouhani, serangan itu dilancarkan orang Yaman sebagai balasan atas kampanye militer koalisi Saudi di negara tersebut.

Baca Juga

"Orang-orang Yaman menggunakan hak pertahanan mereka yang sah," kata Rouhani di sela-sela kunjungannya ke Ankara, Turki.

Akhir pekan lalu, pabrik pengolahan minyak milik Saudi Aramco di Abqaiq dan Khurais menjadi sasaran serangan sejumlah pesawat nirawak. Kelompok pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Insiden itu seketika memangkas lima persen produksi minyak mentah dunia. Serangan mengakibatkan sebagian area pabrik terbakar.

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) telah mengecam serangan tersebut. Kendati tak secara langsung menuding Iran, dia menyerukan masyarakat internasional mengutuk siapa pun aktor di balik peristiwa itu.

"Kerajaan (Saudi) mampu membela tanah dan rakyatnya serta menanggapi dengan kuat serangan-serangan itu," kata Pangeran MBS.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA