Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Rusia Tawari Saudi Senjata Setelah Serangan Kilang Minyak

Selasa 17 Sep 2019 13:56 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Kerusakan akibat serangan drone di fasilitas pengolahan minyak Aramco di kilang minyak Kuirais di Buqyaq, Arab Saudi, Ahad (15/9).

Kerusakan akibat serangan drone di fasilitas pengolahan minyak Aramco di kilang minyak Kuirais di Buqyaq, Arab Saudi, Ahad (15/9).

Foto: U.S. government/Digital Globe via AP
Rusia menawarkan sistem rudal dan sistem pertahanan udara buatannya ke Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia siap membantu Arab Saudi pascaserangan kilang minyak miliknya jika diperlukan. Ia menawarkan senjata buatan Rusia kepada Arab Saudi.

Baca Juga

Hal itu disampaikan Putin seusai menggelar pembicaraan dengan pemimpin Turki dan Iran di Ankara pada Senin (16/9).

"Kami siap memberikan bantuan kepada Arab Saudi dan itu cukup bagi kepemimpinan politik Arab Saudi untuk membuat keputusan bijak pemerintah - seperti yang dilakukan para pemimpin Iran pada saat itu dengan membeli sistem rudal S-300 dan seperti Presiden (Turki) (Tayyip) Erdogan yang memboyong sistem pertahanan udara S-400 'Triumph' terbaru," kata Putin.

Menurutnya, senjata-senjata buatan Rusia ini akan melindungi setiap fasilitas infrastruktur Arab Saudi. Sebelumnya,aAkhir pekan lalu, pabrik pengolahan minyak milik Saudi Aramco di Abqaiq dan Khurais menjadi sasaran serangan sejumlah pesawat nirawak. Kelompok pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Insiden tersebut seketika memangkas lima persen produksi minyak mentah dunia.

Iran kembali dituding sebagai aktor di balik serangan tersebut. Namun, Teheran telah membantah. Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco dilakukan orang Yaman sebagai respons atau balasan atas kampanye militer koalisi Saudi di negara tersebut. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA