Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Polisi Israel Tembak dari Jarak Dekat Perempuan Palestina

Rabu 18 Sep 2019 20:32 WIB

Red: Hasanul Rizqa

Tangkapan layar video polisi Israel menembak perempuan Palestina dari jarak dekat

Tangkapan layar video polisi Israel menembak perempuan Palestina dari jarak dekat

Foto: tangkapan layar Times of Israel
Kejadian penembakan oleh polisi Israel juga terjadi pada Januari lalu

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT -- Aparat kepolisian Israel menembak seorang perempuan Palestina dari jarak dekat di sekitar pos pemeriksaan Qalandiya, Tepi Barat, Rabu (18/9) pagi waktu setempat. Personel tersebut melepaskan tembakan dari jarak sekitar lima meter yang ditujukan kepada korban berusia kira-kira 50 tahun.

Baca Juga

Saat dikonfirmasi, Kepolisian Israel mengklaim perempuan tersebut berbahaya. Sebab, sosok berjilbab itu disebut mengeluarkan pisau dapur saat sedang diperiksa.

"Aparat keamanan melihat dia mendekat. Mereka (polisi) hendak melaksanakan prosedur pemeriksaan dan menyuruh perempuan itu untuk berhenti berjalan. Dia tidak merespons dan mengeluarkan pisau. Akhirnya, tembakan diarahkan ke kakinya dan dia pun terluka," demikian pernyataan kepolisian Israel, dikutip Times of Israel, Rabu (18/9).

Masih menurut pihak kepolisian, perempuan yang tak disebut namanya itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hadassah. Namun, nyawanya tak tertolong.

Video penembakan terhadap perempuan itu beredar luas di media sosial. Banyak warganet yang mengecam tindakan brutal polisi tersebut.

Sebelumnya, pada Januari lalu, seorang pemudi Palestina juga ditembak hingga meninggal dunia oleh kepolisian Israel di pos pemeriksaan A'Zaim, Tepi Barat. Tudingan yang dialamatkan kepada korban juga serupa, yakni sasaran dianggap membahayakan aparat.

Palestina terus dijajah Israel terutama sejak 1948. Usai Perang Enam Hari pada 1967, wilayah Palestina kian mengecil dan terbelah menjadi Tepi Barat dan Jalur Gaza. Hingga kini, daerah Tepi Barat terus digerogoti pendudukan otoritas negara zionis tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA