Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Polisi India Tahan 40 Aktivis Lingkungan

Sabtu 05 Okt 2019 16:30 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani

Bendera India (Ilustrasi).

Bendera India (Ilustrasi).

Foto: IST
Sekitar 400 orang berkumpul untuk menghentikan petugas memotong pohon

REPUBLIKA.CO.ID, MUMBAI--Juru bicara kepolisian Mumbai mengatakan polisi menahan 40 pengunjuk rasa yang meminta perusahaan Mumbai Metro Rail Corp Ltd (MMRCL) tidak memotong 2.700 pohon di lahan yang akan dijadikan lapangan parkir kereta bawah tanah. Sekitar 400 orang berkumpul untuk menghentikan petugas memotong pohon-pohon itu.

Mereka memeluk pohon yang berada di pinggir Aarey Colony. Pengunjuk rasa mengatakan polisi datang lalu menarik mereka dan berusaha menghentikan lebih banyak orang lagi masuk ke tempat kejadian.

"Mereka didakwa atas tuduhan menghalangi pegawai pemerintah untuk melaksanakan tugas dan menggelar pertemuan ilegal, sekitar 200 polisi sudah dikerahkan ke lokasi," kata juru bicara Kepolisian Mumbai Pranaya Ashok, Sabtu (5/10).

Pengadilan Tinggi Bombay telah menolak petisi yang menentang pemotongan pohon. Memberikan jalan bagi pihak berwenang membangun lahan parkir untuk perluasan jaringan kereta Jalur 3 yang bertujuan menguraikan kepadatan lalu lintas.

Managing Director MMRCL Ashwini Bhide menuduh pengunjuk rasa mencoba mengabaikan hukum. "Jika Anda kalah di pengadilan, lebih baik menerimanya secara terhormat daripada turun ke jalan," cicit Bhide di Twitter.

MMRCL mengatakan tidak ada lokasi yang lebih tepat untuk membangun lahan parkir. Pihak berwenang telah menekankan Jalur 3 yang dijadwalkan dibuka pada Desember 2021 akan lebih banyak mengurangi polusi udara dibandingkan lahan hijau.

Anggota Kelompok Konservasi Aarey, Yash Marwah mengatakan mereka yang menentang penembangan pohon sedang mempertimbangkan jalur hukum. Kelompok Konservasi Aarey adalah perkumpulan masyarakat sipil yang menentang penembangan pohon ini.

Para pencinta lingkungan, politisi, bintang Bollywood dan pengusaha juga sudah mengungkapkan sikap mereka menentang penembangan pohon di lahan hijau terbesar di Mumbai. Menurut mereka penebangan pohon hanya akan meningkatkan polusi di kota itu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA