Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

PM Singapura Bercanda Soal Ratusan Kamera di Istana Negara

Ahad 20 Oct 2019 14:45 WIB

Red: Ani Nursalikah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Ibu Negara Singapura Ho China saat kunjungan jelang pelantikan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Ahad (20/10).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Ibu Negara Singapura Ho China saat kunjungan jelang pelantikan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Ahad (20/10).

Foto: AP Photo/Dita Alangkara
Kamera wartawan memang tak berhenti mengeluarkan suara shutter saat kunjungan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdana Menteri Republik Singapura Lee Hsien Loong yang datang ke Indonesia beserta Ibu Negara Singapura Ho Ching untuk kunjungan kehormatan sempat mengajak bercanda Presiden Jokowi tentang keberadaan lebih dari 500 kamera di Istana Merdeka.

PM Lee Hsien Loong hadir ke Istana Merdeka Jakarta, Ahad sekitar pukul 09.40 WIB dan disambut langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tangga Istana. Kunjungan Lee merupakan kunjungan kehormatan sebelum Jokowi dilantik sebagai Presiden RI untuk periode 2019-2024.

Saat masuk ke Istana Merdeka, Presiden Jokowi mengajak PM Lee berdiri di hadapan wartawan untuk bersalaman. Sementara di sisi kanan kiri mereka adalah Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ho Ching.

Mereka berempat berhenti di depan para wartawan yang telah menantinya untuk sesi foto bersama kemudian bersalaman. PM Lee mengucapkan sesuatu yang kemudian membuat semua yang berada di dalam ruangan tertawa ringan.

“Ada lima ratusan kamera di sini ya,” kata Lee kemudian Jokowi tertawa.

Ketika itu, kamera wartawan memang tak berhenti mengeluarkan suara shutter dan berkelip-kelip flash ketika dua pemimpin negara itu masuk ke Istana Merdeka. Setelah itu, Jokowi mempersilakan Lee dan Ho Ching untuk mengisi buku tamu Istana Kepresidenan secara bergantian. Keduanya kemudian dipersilakan masuk ke dalam ruang kredensial untuk melakukan pembicaraan.

Pertemuan berlangsung singkat selama sekitar 15 menit setelah itu Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi menerima kunjungan kehormatan. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi setelah mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu mengatakan, PM Lee dan Presiden Jokowi belum lama ini baru saja bertemu sehingga pertemuan kali ini membahas beberapa tindak lanjut.

“Termasuk di antaranya terkait digital dengan ekonomi. Dan tampaknya perdana menteri juga melakukan beberapa pertemuan dengan perusahan-perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang digital ekonomi,” katanya.

Ia menambahkan, Singapura-Indonesia sudah menjalin kerja sama misalnya di Batam untuk ekonomi digital. “Kemudian kita punya juga kerja sama, beliau mengatakan ada Block 71. Intinya beliau berbicara bagaimana mengembangkan kerja sama di bidang digital ekonomi,” kata Retno.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA