Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Selasa, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Mahathir tak Mau Mundur Sebelum Bereskan Skandal 1MDB

Kamis 07 Nov 2019 11:28 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad

Foto: The Star
Mahathir tidak menentukan waktu mengundurkan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, dia tidak akan mundur sebagai perdana menteri hingga menyelesaikan masalah yang dihadapi negara. Masalah itu termasuk kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB), menemukan dan mencoba tersangka penggelap uang 1MDB, Jho Low, dan membersihkan layanan publik dari korupsi.

Baca Juga

Dalam wawancara dengan Financial Times yang dilansir The Star, Mahathir mengatakan tidak ada tanggal atau waktu aktual yang disebutkan baginya untuk mengundurkan diri.

"Waktu saya yang sebenarnya untuk berada di sana tergantung pada masalah yang kita hadapi. Saya punya pengalaman memecahkan masalah keuangan, jadi mereka ingin saya menyelesaikan masalah sebelum saya mundur," kata Mahathir.

"Saya menyebutkan pada saat ditunjuk (sebagai perdana menteri) bahwa saya tidak akan berkuasa secara permanen, itu berarti bahwa saya tidak akan menyelesaikan seluruh masa jabatan," katanya menambahkan.

Ketika ditanya apakah dia masih bertahan dengan desakan Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Anwar Ibrahim akan menjadi orang yang menggantikannya, Mahathir pun mengatakan ‘iya’ tanpa ragu-ragu dan menunjukkan bahwa dia telah berjanji akan hal ini.

Mahathir menjelaskan soal teori konspirasi yang tidak dia lakukan, khususnya meninggalkan jabatan perdana menteri. Dia menjelaskan bahwa dirinya juga harus berhati-hati dalam menunjuk seorang pengganti karena kesalahan sebelumnya.

"Saya telah membuat banyak kesalahan dalam menunjuk pengganti saya, jadi saya tidak ingin membuat kesalahan lain kali ini," katanya.

Mahathir menilai dirinya saat ini mungkin dianggap satu-satunya orang yang cocok dengan tantangan memimpin Malaysia. "Untuk saat ini, mungkin," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA