Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

AS Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah KTT APEC

Jumat 08 Nov 2019 00:25 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Bendera Amerika.

Bendera Amerika.

Foto: EPA
Cile sebelumnya mundur jadi tuan rumah KTT APEC karena demonstrasi di negaranya.

REPUBLIKA.CO.ID, PUTRA JAYA -- Amerika Serikat (AS) menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah KTT Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) pada Januari 2020. Hal itu diungkap Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Baca Juga

"Menteri Pompeo menelepon saya ketika kami berada di Bangkok untuk meminta posisi Malaysia (sebagai tuan rumah APEC) karena Cile tak dapat menjadi tuan rumah APEC November ini dan bahwa AS berpikir untuk menjadi tuan rumah APEC sekitar bulan Januari," kata Saifuddin pada Kamis (7/11).

Malaysia tak terlalu menyambut gagasan tersebut. "Saya telah memberitahu para pejabat Amerika yang berada di Bangkok (saat KTT ASEAN) bahwa kami tidak berpikir itu ide yang baik," ucap Saifuddin tanpa menguraikan lebih lanjut tentang pendapatnya.

Keudataan Besar AS di Kuala Lumpur belum menanggapi kabar tersebut. Chile seharusnya menghelat KTT APEC pada 16-17 November mendatang. Namun, ia menarik diri dan membatalkannya mengingat gelombang demonstrasi yang sedang melanda negara tersebut.

Malaysia adalah tuan rumah KTT APEC berikutnya. Konferensi dijadwalkan digelar pada akhir 2020. Namun, tanggal dan bulannya belum ditentukan.

KTT APEC 2018 lalu berakhir tanpa konsensus dan komunike. Hal itu terjadi akibat perselisihan perdagangan antara Cina dan AS. Kedua negara saling mengkritik kegiatan ekonomi yang diparaktikkan masing-masing.

Presiden Cina Xi Jinping mengkritik kebijakan proteksionisme perdagangan AS dengan jargon "America First". Ia menilai kebijakan tersebut telah ditakdirkan menemui kegagalan.

Sementara, Wakil Presiden AS Mike Pence mengkritik proyek infrastruktur Cina, yaitu One Belt One Road (OBOR). Menurutnya, proyek itu telah menyebabkan negara-negara kecil terlilit utang.

Itu merupakan pertama kali dalam sejarah KTT APEC berkahir tanpa komunike. Sebagai pengganti komunike, Papua Nugini selaku tuan rumah KTT APEC tahun ini, diberi wewenang untuk merilis pernyataan dengan mengatasnamakan semua anggota. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA