Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Usai AS Hengkang, Rusia Bangun Pangkalan Heli di Suriah

Jumat 15 Nov 2019 05:45 WIB

Red: Ani Nursalikah

Pasukan Rusia

Pasukan Rusia

Foto: EPA/Sergei Chirikov
Rusia mulai membuat sebuah pangkalan helikopter di Kota Qamishli, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Menurut laporan saluran televisi Kementerian Pertahanan Rusia, Zvezda TV, Rusia mulai membuat sebuah pangkalan helikopter di bandara sipil di Kota Qamishli di Suriah timur laut, Kamis (14/11).

Laporan tersebut memperlihatkan gambar sejumlah helikopter bersenjata berdatangan di pangkalan tersebut. Pangkalan yang baru itu dilindungi dengan sistem peluru kendali darat-ke-udara Pantsir dan tiga helikopter.

Sebanyak dua helikopter penyerang Mi-35 dan satu helikopter pengangkut Mi-8 sudah terlebih dahulu ditempatkan di sana. Jumlah helikopter yang ditempatkan di pangkalan tersebut akan ditambah.

Zvezda menyiarkan gambar polisi militer Rusia sedang berjaga-jaga di pangkalan. Sejumlah kendaraan lapis-baja serta personel pendukung helikopter juga terlihat dalam gambar tersebut, demikian pula dengan sebuah stasiun pemantau cuaca dan ruangan kecil bagi dokter untuk melakukan operasi.

"Ini adalah kelompok pertama helikopter militer Rusia di sini, di Suriah timur laut. Ini adalah saat bersejarah. Mulai hari ini, armada udara kita akan beroperasi secara permanen di bandara kota Qamishli," kata Pavel Remnev, wartawan Zvevda.

Penempatan militer Rusia itu dilakukan kurang dari satu bulan setelah penarikan pasukan Amerika Serikat dari kawasan itu. Pasukan tersebut dilempari kentang oleh warga setempat karena Presiden Donald Trump tiba-tiba menarik pasukan tersebut dari Suriah.

Rusia sudah mulai menggunakan helikopter militer dalam menjalankan patroli, di sebuah daerah di dekat perbatasan Suriah dengan Turki. Patroli dilakukan guna melindungi polisi militer Rusia yang sedang bertugas di lapangan. Pangkalan baru itu akan lebih memudahkan mereka dalam menjalankan tugas.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA