Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Ketegangan Antara Swedia dan China Meningkat

Sabtu 16 Nov 2019 23:19 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Andri Saubani

Bendera Swedia

Bendera Swedia

Ketegangan muncul setelah Swedia mendukung aktivis Gui Minhai.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Beijing melipatkan gandakan kritik mereka terhadap Swedia karena mendukung aktivis kebebasan berbicara Gui Minhai yang ditahan di China. Kritikan ini muncul setelah Menteri Kebudayaan Swedia menghadiri acara penghargaan literasi untuk menghormati Gui.

Duta Besar China untuk Swedia sempat mengancam Menteri Kebudayaan Swedia Amanda Lind akan melarangnya masuk China. Bila ia menghadiri acara penyerahan penghargaan tersebut.

Setelah upacara penghargaan di mana Lind mempertahankan kebebasan berbicara. Kedutaan Besar China di Stockholm mengatakan kehadiran Lind sebagai 'kesalahan yang serius'. 

Dalam pernyataannya, Kedutaan Besar China tidak menyebut pelarangan masuk China. Tapi mereka memperingatkan 'perbuatan yang salah hanya akan bertemu dengan konsekuensi buruk'.

"Memberikan penghargaan kepada seorang penjahat seperti itu adalah lelucon politis, juga merupakan intervensi kasar dalam keadaulatan peradilan China," kata Kedutaan Besar China di Stockholm, Sabtu (16/11).

Gui Minhai adalah warga Swedia kelahiran China yang ditangkap di Thailand pada 2015. Kini ia ditahan di China. Ketika tinggal di Hong Kong ia mempublikasikan buku-buku yang mengkritik pemimpin-pemimpin China dan kasusnya telah merusak hubungan Swedia-China.

Gui sempat dibebaskan pada Oktober 2017 lalu tapi ditangkap lagi tiga bulan kemudian. Ia ditahan oleh agen China di dalam kereta di depan diplomat Swedia. 

Organisasi yang memberikan penghargaan kepada Gui Minhai ada Svenska PEN. Mereka memberikan penghargaan Tucholsky Prize pada 2019 sebagai bentuk penghormatan terhadap pengabdiannya pada kebebasan berbicara.

Panitia meletakan kursi kosong sebagai simbol kehadirannya. Kementerian Luar Negeri Swedia mengatakan mereka masih menilai China harus segera membebaskan Gui Minhai. Mereka juga sudah menghubungi otoritas China terkait pernyataan kedutaan besar.

"Tidak baik untuk mengintervensi apa yang pemerintah Swedia lakukan," kata Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde dalam pernyataan tertulisnya.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA