Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Korban Tewas Demonstrasi Iran Tembus Lebih dari 100 Orang

Kamis 21 Nov 2019 06:18 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Puing motor yang dibakar di jalan Isfahan, Iran dalam demonstrasi menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Sabtu (16/11).

Puing motor yang dibakar di jalan Isfahan, Iran dalam demonstrasi menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Sabtu (16/11).

Foto: Morteza Zangane/ISNA via AP
Setidaknya ada 106 korban tewas terkait demonstrasi yang tersebar di 21 kota di Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Organisasi hak asasi manusia (HAM) Amnesty International meyakini terdapat lebih dari 100 orang tewas selama aksi demonstrasi menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Iran pekan lalu.

Baca Juga

Amnesty mencatat, setidaknya ada 106 korban tewas yang tersebar di 21 kota di Iran. Data itu diperoleh dari keterangan saksi mata, bukti video yang terverifikasi, dan informasi aktivis HAM di sana.

Sejumlah korban tewas akibat ditembak penembak jitu yang disiagakan di atap-atap gedung. Ada pula penembak jitu yang membidik dari helikopter.

Amnesty melihat pola mengerikan dari aksi pembunuhan yang dilakukan pasukan keamanan Iran. Kekuatan berlebih telah dikerahkan untuk menghancurkan aksi demonstrasi damai. 

"Organisasi yakin korban tewas sesungguhnya kemungkinan lebih banyak, dengan beberapa laporan memperkirakan 200 orang terbunuh," kata Amnesty International dalam sebuah pernyataan pada Selasa (19/11). 

Saat ini gelombang demonstrasi di Iran mulai surut. Hal itu terjadi setelah Garda Revolusi Iran memperingatkan akan mengambil tindakan tegas jika unjuk rasa masih berlanjut. "Ketenangan telah dipulihkan di negara ini," kata juru bicara kejaksaan Iran Gholamhossein Esmaili pada Selasa. 

Aksi demonstrasi di Iran pecah pada Jumat lalu. Hal itu terjadi setelah Iran mengumunkan kebijakan kenaikan harga BBM sebesar 50 persen, yakni dari 10 ribu real per liter menjadi 15 ribu real per liter. 

Bentrokan antara massa dan aparat keamanan tak terhindarkan. Beberapa orang, termasuk anggota polisi, tewas dalam kericuhan tersebut. Tiga anggota pasukan keamanan ditikam hingga mati di dekat Teheran. Terdapat sekitar 1.000 demonstran yang ditangkap otoritas Iran. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA