Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Milisi Uganda Bunuh 19 Orang dan Bakar Gereja di Kongo

Kamis 21 Nov 2019 08:22 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Peta Uganda.

Peta Uganda.

Milisi Uganda melakukan serangan ke penduduk sipil sebagai tanggapan tekanan militer.

REPUBLIKA.CO.ID, GOMA -- Anggota milisi Uganda membunuh 19 orang di Republik Demokratik Kongo. Hal itu merupakan serangan balik ke penduduk sipil sebagai tanggapan tekanan militer yang dilakukan terhadap mereka di perbatasan dengan Uganda.

Baca Juga

Kamis (21/11) petugas keamanan setempat mengatakan pelaku penyerangan yang berasal dari Allied Democratic Forces (ADF), milisi Islam Uganda, juga menculik beberapa orang. Dalam serangan terpisah sekitar 35 kilometer para pelaku juga membakar gereja Katholik.

Tentara Kongo mulai melakukan serangan terhadap ADF di perbatasan Uganda tiga minggu yang lalu. ADF sudah beroperasi di sana selama lebih dari dua puluh tahun.

Mereka adalah salah satu kelompok pemberontak yang aktif di wilayah kaya sumber daya mineral, tempat di mana perang sipil telah menewaskan jutaan orang. Serangan-serangan ADF sebelumnya diklaim oleh ISIS. Tapi sejauh mana hubungan kedua kelompok itu masih belum jelas.

Juru bicara tentara Kongo Mak Hazukay mengatakan ADF setidaknya membunuh tujuh orang di luar kota Beni. Ia menambahkan ada dua orang tentara terluka dan beberapa orang lainnya menghilang.

Administrator wilayah Beni, Donat Kibwana mengatakan ADF membunuh 12 orang lainnya di desa Mavete. Mereka juga membakar gereja, apotek, dan menculik sejumlah orang. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA