Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Gereja di Burkina Faso Diserang, 14 Orang Meninggal

Senin 02 Dec 2019 08:24 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah

Police line

Police line

Foto: Wikipedia
Penembakan berlangsung saat gereja sedang menggelar kegiatan peribadatan.

REPUBLIKA.CO.ID, OUAGADOUGOU -- Sebuah gereja di Burkina Faso menjadi sasaran penembakan pada Ahad (1/12). Setidaknya 14 orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.

Gereja itu berada di Desa Hontoukoura di wilayah Est dekat perbatasan Niger. Penembakan berlangsung saat gereja sedang menggelar kegiatan peribadatan. Identitas pelaku dan motivasi penembakan belum diketahui. Presiden Burkina Faso Roch Christian Kabore mengutuk serangan tersebut.

"Saya mengutuk serangan biadab terhadap Gereja Protestan Hantoukoura di  Foutouri yang menewaskan 14 orang dan beberapa terluka. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga yang meninggal dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka," kata Kabore melalui akun Twitter pribadinya, seperti dikutip laman Sky News.

Wilayah Est memang dihuni kelompok-kelompok milisi yang diyakini memiliki afiliasi dengan Alqaudah dan ISIS. Pada 6 November lalu, kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke konvoi bus yang mengangkut pekerja tambang di wilayah tersebut. Sebanyak 39 orang tewas dalam kejadian itu.

Burkina Faso merupakan salah satu negara Afrika Barat yang cukup tenang dan tak didera konflik. Negara itu pun selalu membanggakan toleransi beragama masyarakatnya. Namun tahun ini sebuah pemberontakan kelompok ekstremis telah menyulut ketegangan etnis dan agama di sana.

Hal itu menyebabkan negara tak dapat mengontrol sebagian besar wilayahnya. Terutama wilayah-wilayah utara yang berbatasan dengan Mali yang bergolak.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA