Selasa, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 Januari 2020

Selasa, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 Januari 2020

Netanyahu dan Mike Pompeo akan Bertemu di Lisabon

Rabu 04 Des 2019 22:23 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Mike Pompeo akan Bertemu di Lisabon. Ilustrasi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Mike Pompeo akan Bertemu di Lisabon. Ilustrasi.

Foto: Amir Cohen/Pool Photo via AP
PM Israel Benjamin Netanyahu akan bertemu dengan Menlu AS Mike Pompeo

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo pada Rabu di Lisabon. Demikian keterangan dari Departemen Luar Negeri AS pada Selasa (3/12).

Pompeo tengah menemani Presiden Donald Trump ke pertemuan puncak Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di London. Pompeo direncanakan berada di ibu kota Inggris itu pada Rabu dan Kamis serta bertemu dengan Perdana Menteri Portugal Antonio Costa serta Menteri Luar Negeri Santos Silva.

Pembicaraan yang diatur secara tergesa-gesa itu dengan diplomat senior sekutu terdekat Israel dapat bertujuan memberi Netanyahu dorongan politik di dalam negeri, kata Reuters.

Politik Israel berantakan setelah pemilihan umum tanpa pemenang pada April dan September dan kegagalan Netanyahu serta penantang utamanya, Benny Gantz, untuk meraih mayoritas untuk memerintah di dewan legislatif. Netanyahu juga menghadapi tuduhan korupsi namun ia membantahnya.

Pompeo dan Netanyahu direncanakan berbicara mengenai ancaman dari Iran, di antara masalah yang dibahas pemimpin Israel tersebut dalam percakapan telepon dengan Presiden AS Donald Trump pada Ahad (1/12).

Netanyahu memuji Pompeo bulan lalu karena pengumuman mengenai pelunakan posisi lama AS mengenai permukiman Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Yordan. Pompeo mengumumkan bahwa Washington tidak lagi menganggap permukiman Yahudi adalah pelanggaran hukum internasional. Perubahan kebijakan ini mengundang pengutukan dari pemimpin Palestina dan Arab.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA