Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Polisi India Tembak Mati Pemerkosa Dokter Hewan

Jumat 06 Dec 2019 11:28 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Christiyaningsih

Selama sepekan terakhir, ribuan orang India telah melakukan protes di beberapa kota menyusul dugaan pemerkosaan dan pembunuhan seorang perempuan berusia 27 tahun. Polisi India menembak mati empat pria yang memperkosa dan membunuh korban. Ilustrasi.

Selama sepekan terakhir, ribuan orang India telah melakukan protes di beberapa kota menyusul dugaan pemerkosaan dan pembunuhan seorang perempuan berusia 27 tahun. Polisi India menembak mati empat pria yang memperkosa dan membunuh korban. Ilustrasi.

Foto: Divyakant Solanki/EPA
Polisi India menembak mati empat pria yang perkosa dan bunuh seorang dokter hewan

REPUBLIKA.CO.ID, BENGALURU -- Polisi India menembak mati empat pria yang memperkosa dan membunuh seorang dokter hewan di kota selatan Hyderabad, Jumat (6/12). Kasus ini menarik perhatian banyak orang dengan unjuk rasa yang terjadi di beberapa titik.

Wakil komisaris polisi di Shamshabad N Prakash Reddy menyatakan tersangka kasus pemerkosaan dan pembunuhan telah ditahan polisi dan ditembak di dekat tempat kejadian kejahatan, dekat Hyderabad. Penembakan ini karena tersangka melakukan perlawanan.

"Di pagi hari, sekitar pukul 06.00-06.30, orang-orang kami datang untuk merekonstruksi tempat kejadian kejahatan. Terdakwa telah mencoba menyambar senjata mereka dan terjadi tembak-menembak. Dalam hal ini, keempat tersangka telah meninggal. Dua polisi terluka," kata Reddy.

Selama sepekan terakhir, ribuan orang India telah melakukan protes di beberapa kota menyusul dugaan pemerkosaan dan pembunuhan seorang perempuan berusia 27 tahun. Atas tertembaknya para pemerkosa itu, banyak orang India tampaknya mendukung tindakan polisi.

Beberapa bersuara di Twitter dengan menyatakan rasa puas atas kejadian yang membunuh keempat tersangka. "Tidak yakin apakah ini benar atau salah, tetapi merasa sangat bahagia. Hanya berharap dan berdoa bahwa yang terbunuh adalah penjahat sebenarnya. #hyderabadpolice," tulis seorang pengguna Twitter.

"Keadilan yang cepat seperti ini akan menanamkan rasa takut ke dalam pikiran Kotor. Doa kami yang tulus telah dijawab #hyderabadpolice, salut," ujar aktris India Ammu Abhirami.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA