Selasa, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 Januari 2020

Selasa, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 Januari 2020

Siswi Muslimah Jadi Sasaran Serangan Islamofobia di Inggris

Senin 09 Des 2019 02:29 WIB

Red: Nidia Zuraya

Muslimah di Inggris (ilustrasi)

Muslimah di Inggris (ilustrasi)

Foto: EPA/Christopher Pledger
Video serangan Islamofobia terhadap siswi muslimah ini sempat menjadi viral.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Polisi Inggris menyatakan mereka telah menangkap seorang lelaki dan seorang perempuan setelah satu video di media sosial memperlihatkan perempuan tersebut menyerang seorang siswi Muslimah di satu bus setempat di Inggris Utara. Rekaman telepon genggam dari Rabu (4/12) itu memperlihatkan perempuan yang berusia 40 tahun tersebut memukul siswi Muslimah yang berumur 14 tahun di lantai berulang kali dan seorang lelaki meneriakkan ungkapan Islamfobia.

Dilansir Anadolu Agency, Ahad (8/12), serangan terhadap perempuan remaja itu dimulai di bus biasa, tujuan Ecclesfield, Sheffield, di South Yorkshire, dan kemudian berlanjut sampai ke luar bus.

Polisi mengatakan mereka dipanggil ke Nursery Tavern di Sheffield setelah ada laporan mengenai pelecehan rasial dan bahwa seorang lelaki dan seorang perempuan diminta meninggalkan wilayah tersebut.

"Tapi lelaki dan perempuan yang sama, yang kelihatan di rekaman video itu, belakangan terlibat dalam penyerangan terhadap anak perempuan yang berusia 14 tahun", kata pernyataan itu.

"Perempuan tersebut dan lelaki yang berusia 44 tahun itu telah ditangkap sehubungan dengan peristiwa itu," kata Polisi South Yorkshire.

Siswi itu juga membuat pernyataan mengenai peristiwa tersebut. "Kami mengetahui mengenai peristiwa itu yang telah terjadi di luar sekolah tempat peristiwa tersebut terjadi bahwa beberapa siswa kami telah menderita pelecehan dari anggota masyarakat," kata Silverdale School.

"Kami mendukung siswa dan keluarga mereka dengan cara yang mereka perlukan," katanya.

"Mengingat bahwa penyelidikan polisi sedang berlangsung, kami tak mau berkomentar lebih jauh," katanya.

Islamfobia di Inggris telah memperlihatkan kenaikan tajam sejak serangan teror 2017 di London dan Manchester.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA