Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

"They" Dinobatkan Sebagai Kata Tahun Ini versi Merriam-Webster Dictionary

Kamis 12 Dec 2019 09:15 WIB

Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle

picture-alliance/AP Photo/J. Kane

picture-alliance/AP Photo/J. Kane

Kamus Merriam-Webster secara resmi memperluas definisi kata they.

Merriam Webster menobatkan kata "they" sebagai Word Of The Year 2019 hari Selasa (10/12). Kata "they" semakin banyak digunakan sebagai kata ganti orang yang mengidentifikasi dirinya sebagai non-biner, artinya identitas gender mereka adalah campuran pria atau perempuan atau mereka menolak keduanya. "They" juga sering digunakan dalam komunitas LGBT+.

Kamus Merriam-Webster secara resmi memperluas definisi kata "they" pada bulan September lalu, dan mengatakan pencarian kata ini meningkat lebih dari 300% pada tahun ini.

Netral gender

Dalam sebuah pernyataan, Merriam-Webster meyebutkan bahwa kata "they" sekarang makin sering digunakan sebagai alternatif yang netral gender untuk "he" (dia, maskulin) atau "she" (dia, feminin). "They" juga digunakan lebih sering sebagai kata ganti singular sebagai "dia" dan bukan lagi hanya untuk bentuk plural sebagai "mereka".

Baik kamus bahasa Inggris Oxford dan situs Dictionary.com tahun lalu menerbitkan artikel online yang mengatakan bahwa penggunaan "they" dalam bentuk singular itu benar, secara tata bahasa, demikian ditulis kantor berita Reuters.

Bulan September lalu, bintang pop Inggris Sam Smith menyatakan dirinya sebagai non-biner dan minta dirujuk dengan kata ganti "they".

'Quid pro quo' dan 'impeach'

Kata-kata lain yang disebutkan Merriam-Webster sebagai kata-kata populer tahun 2019 adalah istilah yang sering muncul di panggung politik AS, yaitu "Quid pro quo" dan "impeach".

"Quid pro quo," frase dari bahasa Latin, berarti "sesuatu untuk sesuatu," sangat sering digunakan selama serangkaian dengar pendapat dalam kasus pemakzulan (impeachment) terhadap Presiden AS Donald Trump.

Salah satu pertanyaan sentral dalam penyelidikan itu adalah, apakah Presiden Trump memang menjanjikan bantuan militer terhadap Ukraina,jika presiden Ukraina sebagai imbalannya meluncurkan penyelidikan terhadap saingan politiknya, yaitu keluarga Joe Biden.

"Impeach" juga menjadi salah satu kata utama pada 2019, setelah anggota parlemen AS dari Partai Demokrat mengumumkan akan mendorong penyelidikan pemakzulan terhadap Trump.

hp/ap (rtr, afp)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan deutsche welle. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab deutsche welle.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA