Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Australia Miliki Kepala Intelijen Perempuan Pertama

Sabtu 14 Dec 2019 00:13 WIB

Red: Ani Nursalikah

Rachel Noble akan menjadi direktur jenderal berikutnya bagi Australian Signals Directorate (ASD), lembaga yang menyadap komunikasi elektronik dari negara-negara asing. Ia merupakan kepala intelijen perempuan pertama di Australia.

Rachel Noble akan menjadi direktur jenderal berikutnya bagi Australian Signals Directorate (ASD), lembaga yang menyadap komunikasi elektronik dari negara-negara asing. Ia merupakan kepala intelijen perempuan pertama di Australia.

Foto: ABC
Kepala intelijen perempuan Australia pertama akan mulai bekerja pada Februari 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Perdana Menteri Scott Morrison menunjuk seorang perempuan sebagai pemimpin badan intelijen utama Australia untuk pertama kalinya, Jumat (13/12). Rachel Noble akan menjadi direktur jenderal berikutnya bagi Australian Signals Directorate (ASD), lembaga yang menyadap komunikasi elektronik dari negara-negara asing.

"Penunjukannya untuk peran kepemimpinan ini merupakan langkah maju yang signifikan bagi perempuan di sektor keamanan nasional dan kami mengucapkan selamat padanya," kata Menteri Pertahanan Linda Reynolds dalam sebuah pernyataan.

Noble, yang akan memulai peran barunya pada Februari 2020, akan memimpin ASD pada saat Australia semakin khawatir tentang serangan siber. Pada Maret, ASD menyimpulkan Kementerian Keamanan Negara China bertanggung jawab atas serangan dunia maya di parlemen dan tiga partai politik utama.

Australia memutuskan tidak memublikasikan temuan itu karena tidak mau mempertaruhkan hubungan dagangnya dengan China. China membantah bertanggung jawab atas peretasan tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA