Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sejarah Hari Ini: Pesawat Mengudara Pertama Kali

Selasa 17 Dec 2019 07:08 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Wright bersaudara uji coba pesawat.

Wright bersaudara uji coba pesawat.

Foto: Natioanal Air and Space Museum
Pesawat pertama kali dikembangkan oleh Wright bersaudara.

REPUBLIKA.CO.ID, KAROLINA UTARA -- Pada 17 Desember 1903, pesawat pertama kali berhasil diterbangkan oleh Orville dan Wilbur Wright di Kitty Hawk, Karolina Utara. Pesawat terbang memiliki daya bensin yang menggerakkan baling-baling.

Baca Juga

Dilansir History, pesawat terbang tinggi selama 12 detik pada penerbangan perdananya. Setelah meneliti dengan seksama upaya-upaya insinyur lain membangun pesawat udara yang lebih berat dan terkendali, Wright bersaudara meminta izin Biro Cuaca Amerika Serikat  guna menanyakan tempat yang cocok untuk melakukan uji luncur. Akhirnya, mereka menetap di Kitty Hawk, sebuah desa terpencil di Outer Banks Karolina Utara yang menawarkan angin yang layak dan bukit pasir tempat meluncur dan mendarat dengan mulus.

Sebelumnya di Dayton, Ohio, keduanya merancang mesin pembakaran internal 12 tenaga kuda dengan bantuan masinis Charles Taylor sambil membangun pesawat baru untuk menampungnya. Mereka mengangkut pesawat dalam beberapa bagian ke Kitty Hawk pada musim gugur 1903. Kemudia pesawat dirakit dan melakukan beberapa tes lebih lanjut.

Pada 14 Desember, Orville melakukan upaya pertama dalam penerbangan. Namun, mesin macet saat lepas landas dan pesawat rusak. Butuh tiga hari untuk memperbaikinya. 

Kemudian pada 17 Desember, sekitar pukul 10.35, di depan lima saksi, pesawat berlari menuruni jalur monorel dan naik ke udara. Pesawat itu tetap tinggi selama 12 detik dan terbang 120 kaki.

Sejak itu, zaman penerbangan modern lahir. Wilbur dan Orville melakukan tiga tes menerbangkan pesawat lagi hari itu. Wilbur menerbangkan penerbangan terakhir, mencakup 852 kaki dalam 59 detik.

Selama beberapa tahun berikutnya, Wright bersaudara lebih jauh mengembangkan pesawat, meski tidak mempedulikan keberhasilan mereka untuk mendapatkan paten dan kontrak bagi mesin terbangnya. Pada 1905, pesawat dua bersaudara itu bisa melakukan manuver yang kompleks dan tetap tinggi hingga 39 menit.

Pada 1908, mereka melakukan perjalanan ke Prancis dan melakukan penerbangan publik pertama mereka. Hal itu tentu membangkitkan kegembiraan publik yang meluas. Pada 1909, Korps Sinyal Angkatan Darat AS membeli pesawat yang dibangun secara khusus.

Sejak kecil, Orville dan Wilbur tinggal di Dayton, Ohio mengembangkan minat kedua kakak beradik itu dalam penerbangan setelah mempelajari penerbangan dari insinyur Jerman Otto Lilienthal pada 1890an. Tidak seperti saudara lelaki mereka yang lebih tua, Orville dan Wilbur tidak kuliah, tetapi mereka memiliki kemampuan teknis yang luar biasa dan pendekatan yang canggih untuk memecahkan masalah dalam desain mekanik.

Mereka awalnya membangun mesin cetak. Pada 1892, keduanya membuka penjualan sepeda dan bengkel. Mereka pun membuat sepeda sendiri, dan pengalaman ini, dikombinasikan dengan keuntungan dari berbagai bisnis mereka, hingga memungkinkan mereka mengejar impian membangun pesawat terbang pertama di dunia.

Pesawat bersejarah Wright Bersaudara 1903 dipajang secara permanen di National Air and Space Museum di Washington, D.C. Wright Bersaudara mendirikan Perusahaan Wright untuk membangun dan memasarkan pesawat mereka. Wilbur Wright meninggal karena demam tifoid pada 1912. Sementara, Orville hidup sampai 1948.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA