REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW — Lebih dari 40 turis dari Israel dilaporkan sempat mengalami penahanan di Bandara Domodedovo Ibu Kota Moscow, Rusia pada Jumat (19/12). Paspor mereka masih disita dan sedang menjalani pemeriksaan oleh pihak berwenang.
Para turis Israel kemudian dibebaskan setelah empat jam pemeriksaan dilakukan. Dilansir Middle East Monitor, setelah penyelidikan dilakukan, sidik jari mereka diambil.
Kementerian Luar Negeri Israel telah menghubungi Rusia atas masalah ini. Sementara itu, Kedutaan Besar Rusia di Israel mengatakan bahwa sebanyak 5.711 turis dari negara itu tidak diizinkan untuk memasuki Israel sepanjang tahun ini.
“Setiap hari sekitar 20 turis Rusia yang tiba di Israel dalam perjalanan yang terorganisir ditahan dan dikirim kembali ke Rusia. Dari kami tidak menanggapi keputusan otoritas Israel yang relevan,” ujar pernyataan Kedutaan Besar Rusia.
Pada Oktober lalu, seorang warga Israel bernama Naama Issachar ditangkap di Rusia. Ia menjadi tersangka penyelundupan narkoba dan dijatuhi hukuman tujuh setengah tahun penjara.