Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

3 Megaproyek Infrastruktur Siap Memermak Kota Makkah

Senin 30 Dec 2019 10:00 WIB

Rep: MgRol 127/ Red: Nashih Nashrullah

Kota Makkah akan bersolek diri dengan berbagai fasilitas infrastruktur. Foto salah satu sudut Kota Makkah.

Kota Makkah akan bersolek diri dengan berbagai fasilitas infrastruktur. Foto salah satu sudut Kota Makkah.

Foto: Muhammad Hafil / Republika
Megaproyek Kota Makkah akan maksimalkan layanan jamaah haji dan umrah.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Perkembangan infrastruktur sipil di Makkah kini berkembang pesat. Dengan tiga proyek pembangunan ini, Makkah akan memiliki tampilan baru yang lebih menakjubkan.

Baca Juga

Proyek pertama berfokus pada pengembangan permukiman kumuh di sana, yaitu Al-Nakkasa dan Al-Kadwa. Dimulai sejak awal tahun lalu, kini penghapusan properti sudah diambil alih dan proses pembangunan telah mencapai tahap kelima dari 14 tahap yang ditetapkan perusahaan.

“Proyek akan selesai dengan 14 tahap. Pada tahap kelima, properti akan digusur dari Al-Nakkasa,” kata Jalal bin Abdul Jalil Kaaki, juru bicara resmi Makkah Region Development Authorit (MRDA).

Dia menjelaskan, proyek ini bertujuan untuk membangun kembali lingkungan perkotaan yang memiliki banyak fasilitas, seperti perumahan, transportasi, fasilitas layanan publik dan sosial, faktor ekonomi, dan hiburan.

Adapun proyek kedua yang sedang berlangsung, yaitu pembangun Jalan Raja Abdul Aziz yang panjangnya lebih dari 3 km dan lebih dari 3.600 properti telah dihilangkan untuk pembangunannya.

“Jalan ini dapat menampung lebih dari 60 persen jamaah yang datang ke Makkah. Hal ini akan meringankan tekanan kendaraan di daerah Al-Haram,” kata dia sebagaimana dikutip dari Arabnews, Senin (30/12).

Selain itu, jalan ini juga akan memfasilitasi pergerakan jamaah dan pengunjung Masjid al-Haram yang tiba atau yang akan meninggalkan Makkah. Karena diperkirakan jumlah mereka akan mencapai 90 ribu pengunjung per jamnya selama waktu sibuk.

Perusahaan menambahkan, mereka juga akan memberikan berbagai alat transportasi untuk pengunjung termasuk jaringan bus dan metro Makkah, yang akan bermanfaat bagi sekitar 5 juta orang setiap tahunnya.

Sementara, proyek ketiga berfokus pada transportasi umum. Dimulai dengan adanya proyek 400 bus Makkah yang akan mengangkut 500 penumpang dari stasiun hingga pemberhentian di 300 km. Tak hanya itu, adapun tujuh jembatan untuk pejalan kaki, dilengkapi lift untuk orang tua, dan orang-orang berkebutuhan khusus. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA