Senin 06 Jan 2020 10:46 WIB

Trump Ancam Bom 52 Situs Iran

Putri Soleimani yakin Hizbullah akan membalas.

Mobil terbakar di Bandara International Baghdad setelah serangan udara, Jumat (3/1) dini hari. Pentagon pentagon menyatakan militer AS  telah membunuh Jendral Qassem Soleimani, kepala pasukan Quds Force, atas perintah Trump
Foto: Iraqi Prime Minister Press Office via AP
Mobil terbakar di Bandara International Baghdad setelah serangan udara, Jumat (3/1) dini hari. Pentagon pentagon menyatakan militer AS telah membunuh Jendral Qassem Soleimani, kepala pasukan Quds Force, atas perintah Trump

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengebom 52 situs penting di Iran jika Iran coba-coba melakukan pembalasan atas tewasnya Mayor Jenderal Qassem Soleimani di Baghdad, Irak. Sementara itu, di Iran jenazah sang jenderal tiba pada Ahad (5/1) dan disambut warga Iran yang turun ke jalan.

Soleimani dan tujuh orang lainnya tewas dalam serangan drone AS di dekat bandar udara Baghdad, Jumat (3/1). Gedung Putih mengakui, serangan itu dilakukan atas perintah Trump.

Baca Juga

Pada Sabtu (4/1) malam, serangkaian serangan roket diluncurkan di Baghdad dan jatuh di dalam atau dekat Zona Hijau. Zona tersebut adalah lokasi gedung-gedung pemerintahan dan kedutaan besar (kedubes) asing termasuk Kedubes AS.

Trump pun langsung mencicit di Twitter, AS sudah "membidik 52 situs Iran, beberapa di antaranya bernilai sangat tinggi dan penting bagi Iran dan budaya Iran." Serangan itu akan dilakukan jika Iran mencoba balas menyerang warga dan fasilitas AS.

Angka 52 itu mewakili 52 warga AS yang disandera Iran selama 444 hari semasa Revolusi Iran. Trump sendiri tidak menyebutkan target yang dimaksudkannya. Namun, menurutnya, semua target itu akan "dihantam amat cepat dan sangat hebat".

Konvensi Den Haag 1954 melarang militer melakukan "serangan langsung terhadap properti kebudayaan". AS sendiri menjadi salah satu penanda tangan konvensi tersebut. Namun, menurut Komite Internasional Palang Merah, target tersebut hanya boleh diserang jika secara sah telah diubah menjadi fasilitas militer.

Iran saat ini memiliki 24 situs budaya yang diakui badan budaya PBB, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Beberapa waktu lalu dilaporkan telah memasang rudal dari darat ke udara untuk melindungi lokasi kompleks pemakaman pendiri Iran, Ayatullah Ruhollah Ali Khomeini.

Serangan AS terhadap Soleimani mempertajam konflik antara Iran dan AS. Sebagai pembalasan atas kematian sang jenderal, Iran menyatakan akan semakin meninggalkan kesepakatan nuklir yang diteken 2015 atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Iran memang mengancam akan melakukan balasan hebat atas serangan AS terhadap Soleimani. Serangan itu juga menjadi pukulan hebat bagi mayoritas warga Iran. Selama ini warga Iran menilai Soleimani sebagai pilar Iran di tengah hantaman sanksi AS dan protes-protes antipemerintah yang marak di Iran.

photo
Seorang anggota kelompok bersenjata Syiah Irak yang didukung Iran pasukan mobilisasi populer membawa gambar Qassem Soleimani yang terbunuh di Baghdad tengah, Irak, 04 Januari 2020.

Di Irak, ribuan warga berkabung atas kepergian Soleimani. Jenazah sang jenderal sempat disemayamkan di Karbala, Irak, Sabtu. Pemerintah Irak kemudian menerbangkan jenazahnya ke Kota Ahvaz, Iran, Ahad.

Pasukan kehormatan Iran berjaga sejak Ahad pagi di Ahvaz. Sementara itu, warga mengusung peti jenazah Soleimani yang berselimutkan bendera Iran ke luar hangar pesawat.

Iringan peti jenazah ini berjalan lambat di jalan yang dipadati warga yang berpakaian hitam. Warga tampak menepuk-nepuk dada mereka sambil membawa foto Soleimani. Sedangkan, pengunjuk rasa membawa bendera Syiah berwarna merah, yang secara tradisi melambangkan tumpahnya darah seseorang yang tewas secara tidak adil sekaligus seruan pembalasan.

Dari Kota Ahvaz kemudian jenazah dibawa ke Mashhad, lalu Teheran dan Qom pada Senin (6/1). Pemakaman dilakukan di kota kelahiran Soleimani pada Selasa (7/1), yaitu Kerman.

Ini untuk pertama kalinya Iran melakukan serangkaian upacara penghormatan untuk seseorang. Bahkan, Khomeini pun tidak diberikan penghormatan seperti ini ketika ia wafat 1989. Masa berkabung untuk Soleimani juga berlaku selama tiga hari di Iran dan Irak.

Kota Ahvaz adalah kota bersejarah yang menjadi pusat Perang Iran dan Irak pada 1980-1988. Di tempat itulah Soleimani kemudian tumbuh menjadi sosok penting di kawasan.

Setelah perang tersebut, Soleimani bergabung dengan Pasukan Quds atau Pasukan Yerusalem, yang baru saja dibentuk. Pasukan tersebut bertanggung jawab atas operasi pasukan elite Garda Revolusi Iran khusus di luar Iran.

Pasukan Quds bekerja sama dengan perpanjangan tangan Iran di negara lain, seperti Irak, Lebanon, dan Yaman. Maka, pengamat menilai, pembalasan atas kematian Soleimani dapat saja dilakukan oleh milisi-milisi di negara lain yang mendukung Iran.

Soleimani adalah arsitek kebijakan kawasan bagi Iran. Ia menggerakkan milisi-milisi di sejumlah negara, termasuk dalam perang melawan milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Sang jenderal juga dinilai bertanggung jawab atas serangan-serangan terhadap pasukan AS dan sekutunya dalam beberapa dekade terakhir.

Putri Soleimani, Zeinab Soleimani, mengatakan kepada televisi Lebanon Al Manar TV, Trump tidak akan sanggup menghapuskan pencapaian Soleimani. Kematian sang ayah, kata Zeinab, "tidak akan mematahkan kami" dan AS harus tahu bahwa darahnya tidak akan tertumpah sia-sia.

Dalam wawancara singkat yang ditayangkan Ahad, Zeinab mengatakan, Trump bukanlah pemberani karena membidik sang ayah dengan rudal dari jarak jauh. Trump, katanya, seharusnya "berdiri berhadapan" dengan Soleimani.

Zeinab pun mengatakan, ia tahu bahwa pemimpin Hizbullah, yaitu Hassan Nasrallah, tidak akan diam. Menurut sang putri, ia yakin Nasrallah akan membalaskan kematian ayahnya.

Sementara itu, AS telah mengerahkan tambahan pasukan sebanyak 3.000 personel ke Kuwait. Di AS sendiri, unjuk rasa terjadi di puluhan kota pada Sabtu. Mereka mengecam keputusan Trump membunuh Soleimani dan menambah pengerahan pasukan AS ke Timur Tengah.

photo
Fasilitas minyak Aramco di Jubeil, 600 kilometer dari Riyadh, Arab Saudi. Foto diambil 3 Mei 2009.

Aramco anjlok

Saham di pasar bursa di Teluk dilaporkan anjlok pada Ahad siang. Penurunan nilai saham paling berat terjadi pada saham-saham milik Kuwait dan Arab Saudi.

Indeks harga saham gabungan di Kuwait dilaporkan turun hingga nyaris sebesar 4,1 persen. Sedangkan, saham Saudi turun sebesar 2,2 persen.

Bahkan, nilai saham perusahaan minyak raksasa Saudi, Aramco, merosot sebesar 1,7 persen. Penurunan nilai saham Aramco ini tercatat paling rendah sejak dirilis untuk umum melalui Initial Public Offering (IPO) pada 11 Desember. n reuters/ap ed: yeyen rostiyani

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement