Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Bloomberg: Saya Siap Habiskan Uang untuk Singkirkan Trump

Ahad 12 Jan 2020 20:05 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Teguh Firmansyah

Miliuner AS, Michael Bloomberg, menantang Donald Trump di pilpres AS

Miliuner AS, Michael Bloomberg, menantang Donald Trump di pilpres AS

Foto: Republika
Bloomberg maju sebagai salah satu kandidat capres dari Partai Demokrat.

REPUBLIKA.CO.ID,   SAN ANTONIO -- Calon presiden Amerika Serikat (AS) Michael Bloomberg siap untuk menghabiskan sebagian besar kekayaannya untuk mengusir Presiden Donald Trump dari Gedung Putih pada pilpres 2020. Namun ia menolak kritik pesaingnya bahwa ia berusaha untuk membeli pemilihan AS lewat kekayaannya.

"Prioritas nomor satu adalah menyingkirkan Donald Trump. Saya menghabiskan semua uang saya untuk menyingkirkan Trump," ujar Bloomberg kepada Reuters di atas bus kampanyenya pada Sabtu (11/1) waktu setempat.

Baca Juga

Dia menghabiskan selama hampir 483 km berkendara melintasi Texas. Daerah pemilihan itu merupakan satu dari 14 negara bagian yang akan memberikan suara pada Super Tuesday.

"Apakah kalian ingin saya mengeluarkan lebih atau kurang? Akhir dari cerita," katanya menambahkan.

Sementara itu, Senator AS Elizabeth Warren, yang juga merupakan salah satu kandidat presiden dari Partai Demokrat mengecam Bloomberg ketika ia meluncurkan kampanyenya dengan tayangan iklan TV senilai 37 juta dolar AS. Warren menuduh mantan wali kota New York City itu mencoba membeli demokrasi Amerika.

Bloomberg dikatakan terlambat dalam mencalonkan diri sebagai presiden AS 2020 mendatang. Ia melewatkan enam debat Demokrat pertama. Ia duduk di urutan kelima dalam jajak pendapat publik nasional di belakang Joe Biden, Bernie Sanders, Warren dan Pete Buttigieg.

Bloomberg menilai, keempatnya terlalu liberal. "Salah satu alasan saya cukup yakin bahwa saya bisa mengalahkan Trump adalah saya akan dapat diterima oleh Partai Republik moderat yang Anda miliki," kata Bloomberg, yang merupakan seorang mantan Republik.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA