Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Suriah Anugerahkan Medali Militer Tertinggi untuk Soleimani

Selasa 14 Jan 2020 15:52 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Christiyaningsih

Pemerintah Suriah beri penghargaan medali militer tertinggi untuk Qasem Soleimani. Ilustrasi.

Pemerintah Suriah beri penghargaan medali militer tertinggi untuk Qasem Soleimani. Ilustrasi.

Foto: VOA
Pemerintah Suriah beri penghargaan medali militer tertinggi untuk Qasem Soleimani

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Pemerintah Suriah menganugerahkan penghargaan medali militer tertinggi untuk Komandan Pasukan Quds Mayor Jenderal Qasem Soleimani. Dia dibunuh oleh Amerika Serikat (AS) di Bandara Internasional Baghdad, Irak pada 3 Januari lalu.

"Pemberian medali ini mengungkapkan kasih sayang mendalam Presiden Suriah (Bashar al-Assad) untuk Jenderal Soleimani dan saudara-saudaranya di Republik Islam Iran," kata Perdana Menteri Suriah Imad Khamis dikutip laman Mehr News Agency, Selasa (14/1).

Pada medali itu memang terukir pernyataan yang ditandatangani oleh Assad. Medali tersebut telah diserahkan Menteri Pertahanan Suriah Jenderal Ali Abdullah Ayyoub kepada Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami pada Senin (13/1).

Soleimani merupakan tokoh militer Iran yang memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah. Ia dipercaya memimpin Pasukan Quds, sebuah divisi atau sayap dari Garda Revolusi Iran yang bertanggung jawab untuk operasi ekstrateritorial, termasuk kontra-intelijen di kawasan.

Soleimani disebut sebagai 'otak' pembentukan paramiliter yang membidik Israel dan kepentingan AS di seluruh Timur Tengah. Munculnya kelompok Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman diyakini berkat peranan Soleimani.

Dia juga merupakan tokoh yang berjasa membawa militer Iran ke Suriah. Soleimani menjalin kerja sama dengan pemerintahan Assad untuk memberantas milisi ISIS di negara tersebut.

Soleimani sangat dipuja di Iran. Dia dianggap tokoh terkuat setelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA