Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Sabtu, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 Januari 2020

Kanada akan Tanggung Biaya Keamanan Pangeran Harry-Meghan

Rabu 15 Jan 2020 01:45 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Nidia Zuraya

Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Foto: AP
Anggaran biaya keamanan Harry dan Meghan diperkirakan mencapai Rp 23 miliar per tahun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pangeran Harry dan Meghan Markle akan mundur dari posisinya sebagai anggota senior kerajaan. Hal itu pun berimbas pada masalah biaya keamanan keduanya yang selama ini dibayar melalui pajak negara.

Dikutip dari Teleghraph, Selasa (14/1), Kanada dikabarkan siap untuk membayar biaya keamanan Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam masa transisi selama berada di negara itu. Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau juga meyakinkan Ratu Elizabeth II untuk mengurus biaya keamanan mereka dan putranya yang bisa menelan biaya jutaan pound.

Seperti dilaporkan Evening Standard, Trudeau secara pribadi meyakinkan Ratu Elizabeth II bahwa keamanan mereka akan ditangani, bahkan jika pasangan itu masih dikawal petugas kerajaan Inggris. Anggaran biaya keamanan Pangeran Harry dan istrinya Meghan diperkirakan mencapai 1,7 juta dolar AS atau sekitar Rp 23 miliar per tahun yang diambil dari wajib pajak warga Kanada.

Ratu Elizabeth II menyatakan bahwa dirinya sebenarnya lebih suka jika Pangeran Harry dan Meghan tetap menjadi anggota senior kerajaan. Namun, Ratu Elizabeth II sepenuhnya mendukung keinginan mereka untuk menjalani kehidupan sebagai keluarga muda.

Dia pun mengkonfirmasi bahwa selama periode transisi, Pangeran Harry dan Meghan akan menghabiskan waktu di Kanada dan Inggris.

Namun, keputusan Kanada untuk membiaya keamanan Pangeran Harry dan Meghan tersebut menimbulkan reaksi berbagai pihak. Direktur Federasi Pembayar Pajak Kanada, Aaron Wudrick mengatakan, pihaknya tidak mungkin pihaknya membayar seluruh biaya keamanan keduanya.

“Saya tidak berpikir masuk akal untuk mengharapkan kami membayar segala sesuatu seperti yang kami lakukan untuk kunjungan kerajaan," ujarnya.

"Jika mereka akan menjadikan Kanada rumah kedua, langkah yang baik dan benar adalah membayar setidaknya sebagian darinya, dan tidak bergantung pada pembayar pajak untuk mendanai seluruh gaya hidup mereka," jelasnya.

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Ahad (12/1) lalu, Pangeran Harry dan Meghan mengatakan akan mundur sebagai anggota senior kerajaan. "Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota senior dari Keluarga Kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus sepenuhnya mendukung Yang Mulia Ratu," katanya.

Komitmen terhadap kemandirian finansial itu ditegaskan kembali oleh Ratu Elizabeth II. Menurut dia, keduanya tidak ingin bergantung pada dana publik saat menjalani kehidupan mereka.

"Harry dan Meghan telah menjelaskan bahwa mereka tidak ingin bergantung pada dana publik dalam kehidupan baru mereka," jelasnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA