Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Tuesday, 16 Rabiul Akhir 1442 / 01 December 2020

Pabrik Petrokimia di Spanyol Meledak Hebat, Seorang Tewas

Rabu 15 Jan 2020 14:32 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Pabrik kimia meledak, ilustrasi

Pabrik kimia meledak, ilustrasi

Warga diinstruksikan tutup jendela setelah ledakan pabrik petrokimia Spanyol.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Sebuah ledakan besar di pabrik petrokimia yang  terletak di timur laut Spanyol menewaskan satu orang, dan melukai delapan orang, Rabu (15/1) waktu setempat. Dinas pemadam kebakaran mengatakan, satu korban tewas berada di sebuah gedung yang terdampak ledakan.

Ledakan terjadi di kota pelabuhan Tarragona, di mana pabrik perusahaan Industrias Quimicas del Oxido de Etileno berada. Media lokal, melansir Aljazirah melaporkan bangunan tempat orang tersebut meninggal telah runtuh di dekat pabrik karena gelombang kejut dari ledakan.

Menteri dalam negeri wilayah Catalonia Spanyol mengatakan, delapan pekerja di pabrik terluka, tiga dalam kondisi luka serius, dan satu orang masih belum ditemukan. Kantor Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan, ia telah menghubungi pihak berwenang Catalan.

Baca Juga

Pemerintah mengatakan, siap untuk memberikan dukungan yang diperlukan atas insiden serius ini, yang menyebabkan cedera, dan kerusakan material yang susbstansial. Sementara itu, lebih dari 20 truk pemadam kebakaran, 11 kendaraan layanan medis darurat, dan sebuah helikopter tiba di lokasi ledakan. Rekaman video menunjukkan nyala api dan kolom asap di sekitar kompleks membara.

Untuk tindak pencegahan, Badan Pertahanan sipil menyarankan rakyat yang berada di dekat lokasi untuk tetap di dalam ruang dengan pintu dan jendela tertutup. Meski, tidak ada bukti awan beracun.

Kereta lokal antara Tarragona dan Port Aventura ditangguhkan atas perintah polisi sebelum kemudian melanjutkan layanan. Sementara, otoritas transportasi regional mengatakan beberapa jalan telah ditutup.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA