Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Thursday, 3 Rajab 1441 / 27 February 2020

Yaman Tuding Houthi Balas Dendam atas Kematian Soleimani

Senin 20 Jan 2020 09:24 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Konflik di Yaman (ilustrasi)

Konflik di Yaman (ilustrasi)

Foto: VOA
Houthi menyerang kamp militer di Marib, Yaman dengan rudal dan pesawat nirawak.

REPUBLIKA.CO.ID, SANA'A -- Menteri Informasi Yaman Moammar al-Eryani mengatakan, rudal Houthi dan serangan pesawat nirawak yang diarahkan ke kamp militer di Marib adalah tindakan balas dendam atas pembunuhan Komandan Pasukan Quds Qassem Soleimani. Al-Eryani menyerukan PBB untuk mengutuk serangan itu.

Baca Juga

"Serangan tentara balasan Iran, dengan rudal Iran sebagai tindakan balas dendam atas pembunuhan Soleimani adalah kejahatan teroris," kata al-Eryani dalam cicitan di Twitter resminya dikutip Al Arabiya, Senin (20/1).

Milisi Houthi yang didukung Iran telah menewaskan sedikitnya 70 tentara dan melukai 150 orang lainnya. Pada Sabtu kemarin, serangan rudal dan pesawat nirawak di sebuah kamp pelatihan di Yaman terjadi dalam salah satu serangan paling mematikan dari perang saudara lima tahun.

Menteri pun mengutuk diamnya PBB setelah serangan dan eskalasi konflik Iran di Yaman. Hal itu, kata dia, mengancam untuk menghancurkan upaya mengakhiri perang.

"Kami menyerukan utusan khusus PBB Martin Griffiths untuk mengambil posisi dan mengutuk serangan biadab ini, karena keheningan memberi lampu hijau untuk lebih banyak kejahatan," kata menteri Yaman itu.

Pengeboman tersebut menandai peningkatan lebih lanjut dari perang proksi yang terjadi di Timur Tengah. Serangan terjadi dua pekan setelah AS membunuh salah satu pemimpin militer Iran yang paling kuat, Qassem Soleimani, dalam serangan pesawat tak berawak di Irak.

Serangan Houthi Sabtu menghantam sebuah gudang dan sebuah masjid di sebuah pangkalan militer di Marib, tempat para prajurit melakukan shalat malam. Sumber-sumber militer mengatakan, para personel yang tewas termasuk anggota Brigade Keempat dari penjaga presiden dan angkatan udara.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA