Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Jepang akan Bentuk Unit Pertahanan Luar Angkasa

Senin 20 Jan 2020 17:28 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Uji coba peluncuran rudal ilustrasi

Uji coba peluncuran rudal ilustrasi

Foto: AP
Jepang ingin melindungi ancaman rudal dan teknologi luar angkasa.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan, Jepang akan membentuk unit pertahanan luar angkasa, Senin (20/1). Keputusan itu dinilai berguna untuk melindungi dari ancaman potensial ketika negara lain justru mengembangkan rudal dan teknologi lainnya.

Baca Juga

Lembaga bernama Unit Misi Domain Luar Angkasa akan dimulai pada April sebagai bagian dari Angkatan Udara Bela Diri Jepang. Abe mengatakan, Jepang juga harus mempertahankan diri dari ancaman di dunia maya dan dari gangguan elektromagnetik terhadap satelit Jepang.

Kekhawatiran tumbuh ketika dugaan China dan Rusia mencari berbagai cara untuk mengganggu, menonaktifkan, atau menghancurkan satelit. "Kami akan secara drastis meningkatkan kemampuan dan sistem untuk mengamankan keunggulan," ujar Abe.

Badan tersebut akan ditambahkan ke pangkalan udara yang ada di Fuchu, pinggiran barat Tokyo. Tempat itu akan menempatkan sekitar 20 orang untuk mengelola, sebelum peluncuran penuh pada 2020. Peran unit ruang angkasa adalah untuk melakukan navigasi dan komunikasi berbasis satelit pada pasukan lain di lapangan, daripada berada di daratan.

Kabinet Abe pada bulan Desember menyetujui anggaran 50,6 miliar yen dalam proyek-proyek terkait ruang angkasa, sambil menunggu persetujuan parlemen. Unit akan bekerja sama dengan Komando Luar Angkasa Amerika Serikat yang didirikan  Presiden AS Donald Trump pada Agustus, serta badan eksplorasi ruang angkasa Jepang, Japan Aerospace Exploration Agency.

Abe telah mendorong Pasukan Bela Diri Jepang untuk memperluas peran dan kapabilitas internasionalnya. Dia mencoba memperkuat kerja sama dan kompatibilitas senjata dengan AS, menimbang meningkatnya kekhawatiran tentang meningkatnya kemampuan Cina dan Korea Utara (Korut).

Dalam menandai peringatan 60 tahun penandatanganan perjanjian keamanan Jepang-AS, Abe berjanji untuk meningkatkan kemampuan dan kerja sama antar dua negara. Kerja sama tersebut termasuk di bidang ruang angkasa dan keamanan dunia maya. 

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA