Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Mahasiswa Texas Kemungkinan Terinfeksi Virus Korona

Jumat 24 Jan 2020 08:07 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Esthi Maharani

Penumpang menunjukkan gambar ilustrasi coronavirus pada ponselnya

Penumpang menunjukkan gambar ilustrasi coronavirus pada ponselnya

Foto: Alex PlavevskiEPA-EFE
Mahasiswa itu sedang diuji apakah ia positif terinfeksi virus corona jenis baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang mahasiswa di Texas sedang dirawat karena penyakit pernapasan setelah melakukan perjalanan ke Wuhan, Cina. Mahasiswa itu sedang diuji apakah ia positif terinfeksi virus corona jenis baru, yang telah menewaskan 18 orang di Cina.

Jika mahasiswa tersebut positif terinfeksi virus corona, itu akan menandai kasus infeksi virus corona kedua di AS. Kasus corona pertama didiagnosis di negara bagian Washington, AS.

“Pejabat kesehatan masyarakat di Kabupaten Brazos sedang menyelidiki seorang pasien yang memenuhi definisi kasus potensial virus corona jenis baru. Pasien sakit dengan penyakit pernapasan dalam dua minggu perjalanan di Wuhan, Cina,” kata pejabat kesehatan Texas dalam sebuah pernyataan.

"Pasien sedang diisolasi di rumah sesuai dengan rekomendasi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) karena penyelidikan terus menentukan apakah ini adalah kasus virus corona baru," kata pejabat kesehatan, dilansir Reuters Jumat (24/1).

Kendati pejabat Texas dan CDC tidak memberikan informasi identifikasi tentang pasien mahasiswa tersebut. Namun Texas A&M University mengonfirmasi pihaknya telah diberitahu oleh pejabat kesehatan setempat bahwa pasien tersebut adalah mahasiswa di sana.

Sebagai antisipasi, seorang juru bicara CDC mengaku pihaknya telah mengoordinasikan pengujian individu. Saat ini di AS memang sedang musim dingin sehingga banyak orang berpotensi menderita flu dan penyakit pernapasan. Meski begitu dia berharap akan ada lebih banyak pelancong yang mematuhi panduan pengujian CDC.

Awal pekan ini seorang pria negara bagian Washington yang telah melakukan perjalanan ke wilayah Wuhan, Cina didiagnosis terinfeksi virus corona jenis baru. Ini menjadi kasus AS pertama yang dikonfirmasi di AS.

Virus corona baru, yang menyebabkan gejala pernafasan yang mirip dengan flu atau pilek, telah dikaitkan dengan pasar makanan laut di Wuhan, kota terbesar di Cina tengah dengan populasi sekitar 11 juta. Pasca temua virus corona baru, pasar itu telah ditutup.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA