Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Dokter China yang Meninggal Ikut Tangani Korban Virus Corona

Ahad 26 Jan 2020 12:36 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah

Seorang dokter meninggal dunia karena virus korona tepat sembilan hari setelah terinfeksi virus mematikan di Cina itu (Foto: ilustrasi rumah sakit antisipasi virus corona china)

Seorang dokter meninggal dunia karena virus korona tepat sembilan hari setelah terinfeksi virus mematikan di Cina itu (Foto: ilustrasi rumah sakit antisipasi virus corona china)

Foto: Antara/Aji Styawan
Dokter korban virus corona berada di garis terdepan tangani korban virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang dokter meninggal dunia karena virus korona tepat sembilan hari setelah terinfeksi virus mematikan di Cina itu. Media Pemerintah Cina melaporkan bahwa dr Liang Wudong (62 tahun) telah bekerja di garis terdepan menangani wabah virus corona di kota Wuhan.

Baca Juga

Pemeriksaan rinci terhadap pasien mengungkapkan adanya infeksi pada dada. Dokter asal Provinsi Hubei, Cina, diduga tertular penyakit tersebut pada 16 Januari di Rumah Sakit (RS) Pengobatan Cina di Provinsi Hubei.

Liang kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit (RS) Jinyintan dua hari kemudian. Dokter Liang segera dimasukkan ke karantina dan dipindahkan ke Rumah Sakit Jinyintan.

Pasien mengeluh sesak dada dan merasa bingung ketika dirawat di rumah sakit. Mantan tenaga medis THT yang pensiun dari profesinya pada Juni lalu itu kemudian meninggal dunia. Pasien memiliki riwayat penyakit jantung dan jantung koroner.

Dilansir melalui mirror.co.uk pada Ahad (26/1), sebelumnya, sang ibu menelepon rumah sakit dan mengatakan bahwa putranya tidak dapat diselamatkan. Seorang staf medis dari departemen THT juga mengatakan kepada media setempat bahwa dr Liang diduga terinfeksi virus mematikan di Cina.

Virus corona telah menewaskan 41 orang di Cina dan menginfeksi lebih dari 1.300 orang lainnya, termasuk satu kasus di Chicago dan satu lainnya di dekat Seattle. Prancis juga mengkonfirmasi tiga kasus pertama dari coronavirus Wuhan. Satu pasien dirawat di rumah sakit di Paris dan satu lagi di kota barat daya Bordeaux.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA