Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Lalu Lintas Orang dari China ke Taiwan Makin Diperketat

Senin 27 Jan 2020 03:10 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Pemandangan Kota Taipei, Taiwan. Sejak virus corona menyebar, Taiwan memperketat lalu lintas orang dari China ke negaranya.

Pemandangan Kota Taipei, Taiwan. Sejak virus corona menyebar, Taiwan memperketat lalu lintas orang dari China ke negaranya.

Foto: EPA
Taiwan cuma izinkan pebisnis dan orang yang menikah dengan warganya masuk dari China.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Taiwan pada Ahad semakin memperketat pembatasan pengunjung dari China untuk mencegah penyebaran virus corona jenis baru. Kebijakan tersebut sekaligus menghentikan masuknya pengunjung dalam jumlah banyak ke Taiwan, kecuali pebisnis dan orang yang menikah dengan orang Taiwan.

Taiwan memiliki hubungan ekonomi dan budaya yang erat dengan China dan sejauh ini melaporkan empat kasus virus corona jenis baru yang berasal dari kota Wuhan, provinsi Hubei, China. Komisi Kesehatan Nasional China menginformasikan hampir 2.000 orang di China terinfeksi dan 56 orang tewas oleh virus corona jenis baru.

Taiwan telah menghentikan kunjungan kelompok wisata China dan sekarang telah melarang semua orang dari Hubei datang ke pulau itu. Sebagian besar warga China lainnya tidak akan diizinkan masuk untuk sementara waktu, kecuali orang-orang yang terlibat dalam memerangi virus atau karena alasan kemanusiaan, menurut Pusat Komando Epidemi yang baru didirikan di pulau itu dalam sebuah pernyataan.

Beberapa pebisnis Cina juga akan diizinkan masuk, termasuk orang-orang yang ditempatkan kembali oleh perusahaan multinasional. Akan tetapi, mereka harus setuju untuk memantau kesehatan mereka selama dua pekan setelah masuk, menurut pusat komando.

Otoritas setempat juga menuntut agar pasangan yang menikah dengan orang Taiwan harus tinggal di karantina di rumah untuk periode yang sama. Pelajar China yang belajar di Taiwan hanya akan diizinkan kembali mulai 9 Februari, demikian pernyataan itu. Selain itu, penumpang China tidak bisa ke pulau-pulau Kinmen, Matsu, dan Penghu melalui kapal Feri.

Baca Juga

sumber : Antara, Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA