Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Donald Trump: Kematian Kobe Bryant Berita Buruk

Senin 27 Jan 2020 07:24 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Kobe Bryant

Kobe Bryant

Foto: AP/Winslow Townson
Bintang NBA Kobe Bryant meninggal dalam kecelakaan helikopter pada Ahad (27/1).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan meninggalnya superstar NBA Kobe Bryant dalam kecelakaan helikopter adalah berita buruk pada Ahad (26/1). Bryant bersama putrinya serta beberapa orang menaiki helikopter yang terbakar di atas Kota Calabass.

Baca Juga

"Menurut laporan, bintang bola basket Kobe Bryant dan tiga lainnya meninggal dalam kecelakaan helikopter di Kalifornia. Itu berita buruk!" ujar Trump melalui akun Twitter.

Reaksi Trump muncul beberapa jam setelah laporan bahwa mantan bintang La Lakers itu meninggal di pesawat pribadinya. Kantor Sheriff Los Angeles mengatakan, kelima penumpang yang berada di pesawat meninggal dan baru identitas Bryant dan anaknya Gianna yang terkonfirmasi.

Bryant merupakan sosok yang dalam banyak kesempatan menyampaikan kritik pada Trump. Momen cukup menarik perhatian setelah presiden mengecewakan juara Golden State Warriors Stephen Curry untuk mengunjungi Gedung Putih dalam merayakan gelar tim di NBA.

"#POTUS yang namanya saja menciptakan perpecahan dan kemarahan. Kata-katanya yang menginspirasi pertikaian dan kebencian tidak mungkin 'Membuat Amerika Hebat Lagi,'" Bryant menulis kicauan itu pada September 2017.

Hampir sebulan kemudian, ketika ditanya apakah dia akan menghadiri kunjungan Gedung Putih, Bryant mengatakan dia tidak akan pergi. "Aku tidak akan pergi. Sederhana. Kurasa ini masalah rasa hormat dan membela apa yang kau yakini," kata Bryant, dikutip dari FoxNews.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA