Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Monday, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 February 2020

Erick Thohir: Kobe Bryant Pemain Basket Terbaik Dunia

Senin 27 Jan 2020 07:56 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Friska Yolanda

Kobe Bryant dengan Piala Oscar.

Kobe Bryant dengan Piala Oscar.

Foto: Chris Pizzello/Invision/AP
Erick Thohir berniat mengundang Kobe Bryant ke Indonesia mempromosikan basket.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meninggalnya legenda basket Kobe Bryant dalam sebuah kecelakaan Helikopter yang terjadi pada Ahad (26/1) di California, Amerika Serikat, mengagetkan semua orang. Kepergiannya begitu mendadak. Dunia olahraga khususnya dunia basket sangat kehilangan kepergian sang bintang.

Baca Juga

Central Board of FIBA, Erick Thohir sangat kaget mendengar berita kepergian yang juga menjadi idolanya tersebut. "Berita tersebut sangat mengagetkan. Sebagai sesama keluarga basket internasional, Kobe Bryant juga menjadi ambassador FIBA Dunia. Sebuah kehilangan yang sangat atas kepergiannya," ujar Menteri BUMN tersebut, Senin (27/1).

Erick mengatakan, pertemuan terakhir dengan Bryant adalah pada Final piala Dunia Basket 2019 di China, saat serah terima bendera tuan rumah Piala Dunia Basket 2023. Indonesia menjadi salah satu tuan rumah bersama Jepang dan Filipina.

Erick terkesan dengan keramahan pemain berjuluk black mamba ini. Menurutnya, Kobe Bryant adalah figur yang menyenangkan dan begitu ramah.

"Saat berbincang dengannya begitu akrab. Sebagai ambassador FIBA Dunia, saya sempat berpikir mengundang dia ke Indonesia untuk mempromosikan bola basket. Tetapi ternyata kepergiannya begitu cepat," kata Erick.

Sebagai seorang penggemar Kobe Bryant, Erick sangat kehilangan. Menurutnya, Bryant merupakan pemain yang sangat luar biasa.

"Saat berduet dengan Shaquille O'Neal mampu mengantarkan Lakers merebut gelar juara NBA. Begitupun ketika dia sudah tidak bertandem dengan Shaquille O'Neal, Kobe juga mampu membawa Lakers juara NBA," kata dia.

Kobe Bryant adalah salah satu pemain basket terbaik dunia. Erick mengatakan, aksinya saat mencetak 81 poin, ketika Lakers mengalahkan Toronto Raptors 22 Januari 2006 salah satu momen yang tidak terlupakan.

Erick Thohir juga mengatakan banyak pebasket muda yang meniru gerakan Kobe Bryant. "Kalau kita lihat dari rekaman video, banyak pebasket muda mengikuti gerakannya. Dia juga tipe pekerja keras, yang mampu menjaga kondisi fisiknya. Saat mulai menua, dia lebih memilih menembak sebagai senjata utamanya dalam mendulang angka," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA