Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Saudi Targetkan 1,2 Juta Wanita Ikut dalam Olahraga Populer

Senin 27 Jan 2020 19:03 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan / Red: Nashih Nashrullah

Saudi serius mendorong peran aktif wanita di ruang publik. Bendera Arab Saudi.

Saudi serius mendorong peran aktif wanita di ruang publik. Bendera Arab Saudi.

Foto: Eurosport
Saudi serius mendorong peran aktif wanita di ruang publik.

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH – Pemerintah Arab Saudi melalui Program Kualitas Hidup 2020 kini menargetkan 1,2 juta wanita Saudi untuk berpartisipasi dalam olahraga populer. 

Baca Juga

Lebih jauh, rencana itu juga akan disusul dengan mendirikan 21 klinik baru khusus wanita selama 2020. Berdasarkan informasi, pemerintah Saudi memiliki tujuan untuk menargetkan 40 partisipan wanita dalam olahraga internasional. 

Sehingga diharapkan, langkah itu menjadi kesatuan untuk memberdayakan perempuan. Khususnya dengan mengikutsertakannya dalam skema olah raga yang menjunjung keragaman dan inklusi.  

Lebih jauh, program tersebut juga digadang-gadang menjadi salah satu dari 12 program realisasi dan visi kerajaan Saudi 2030. Di mana, program kualitas kehidupan itu, juga menjadi tujuan utama agar kerajaan itu mendapat posisi teratas dalam tujuan hidup.  

Tak hanya di sana, program itu juga diketahui sedang bekerjasama dengan legislatif di Kerajaan untuk meninjau hukum pada kualitas hidup. Selain dari susunan peraturan, dan perundang-undangan hingga mengorganisir klub amatir di lingkup Kerajaan Saudi.   

Sebagai informasi, rencana tersebut juga berhubungan dengan penurunan kasus pembunuhan berencana. Bahkan, dibandingkan 2019 lalu, tingkat pembunuhan menurun dari 1,45 menjadi 1,21 pada 2020 ini.  

Meski tidak ada angka yang signifikan, namun Indeks persepsi komprehensif terkait hal itu bisa dikatakan sedang.   

Lebih lanjut, program itu juga merujuk pada pencapaian kejahatan kekerasan yang berada di skala satu hingga lima. Meski bervariasi, namun kejahatan dan kekerasan yang terjadi di Kerajaan disebut sangat rendah. 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA