Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Jerman akan Pulangkan Warganya dari Wuhan

Selasa 28 Jan 2020 13:10 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke tangan pengunjung sebuah supermarket di kota Wuhan, Sabtu (25/1/2020). Jerman akan memulangkan 90 warganya dari Wuhan dengan angkatan udara. Ilustrasi.

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke tangan pengunjung sebuah supermarket di kota Wuhan, Sabtu (25/1/2020). Jerman akan memulangkan 90 warganya dari Wuhan dengan angkatan udara. Ilustrasi.

Foto: Chinatopix via AP
Jerman akan memulangkan 90 warganya dari Wuhan dengan angkatan udara

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Jerman menjadi negara terbaru yang akan mengevakuasi warganya dari wilayah Wuhan di China yang dilanda virus Corona. Jerman akan memulangkan 90 warganya dari sana dengan angkatan udara, menurut laporan majalah Der Spiegel, Senin.

Wabah tersebut, yang berasal dari Kota Wuhan, hingga kini telah menelan 106 korban jiwa di China dan menginfeksi lebih dari 2.800 orang secara global, sebagian besar di China. Jerman akan bergabung dengan Prancis, Portugal, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat yang telah berencana mengevakuasi staf dan warga negara mereka.

Der Spiegel menyebutkan Jerman dan China sedang membahas soal apakah Berlin dapat mengerahkan pesawat militer untuk melakukan evakuasi. Beijing menginginkan agar pesawat sipil yang digunakan dan bukan pesawat militer.

"Tim yang menangani krisis tersebut memutuskan bahwa pemerintah pada dasarnya siap mengevakuasi warga negara Jerman yang tidak sakit," kata Menteri Luar Negeri Jerman.

Baca Juga

"Permintaan operasional masih perlu diselesaikan, termasuk dengan pihak China," jelasnya. Sumber militer mengatakan kepada Reuters pesawat angkut pasukan akan tersedia jika warga Jerman perlu diterbangkan.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA