Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Kasus Corona Jerman: Penularan Manusia ke Manusia Pertama di Luar Asia

Rabu 29 Jan 2020 11:30 WIB

Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle

Reuters/M. Dalder

Reuters/M. Dalder

Pasien virus Corona di Jerman selatan adalah pria Jerman yang tertular koleganya asal Cina. Kolega asal Shanghai itu datang beberapa hari di Jerman dan kembali ke Cina, lalu di tes positif Corona.

Menteri Kesehatan negara bagian Bayern, Melanie Huml menjelaskan, pasien virus Corona di Jerman adalah seorang pria dari perusahaan peralatan otomotif Webasto yang bekerja di kota Stockdorf dekat München. Ia tertulari virus Corona dari koleganya seorang teknisi perempuan asal Shanghai.

Baca Juga

Minggu yang lalu, teknisi perempuan perusahaan Webasto dari Shanghai tersebut berkunjung ke Stockdorf untuk mengikuti pelatihan selama beberapa hari. "Setelah kembali ke Cina, dia ternyata dites positif virus Corona", kata Melanie Huml dalam konferensi pers hari Selasa (28/1) di München, ditiringi Kepala Dinas Kesehatan Andreas Zapf dan Kepada Bagian Penyakit Infeksi Martin Hoch (foto artikel).

Pasien virus Corona itu adalah pria Jerman berusia 33 tahun. Demikian keterangan Kepala Dinas Kesehatan Bayern, Andreas Zapf. Kolega perempuannya terbang kembali ke Cina 23 Januari lalu, dan merasa tidak enak badan hingga langsung memeriksakan diri. Dia ternyata didiagnosa mengidap virus Corona. Teknisi perempuan itu diketahui baru saja menerima kunjungan orang tuanya yang tinggal di Wuhan.

Penularan dari manusia ke manusia

Dengan demikian, kasus virus Corona pertama di Jerman ini adalah juga kasus penularan manusia ke manusia pertama yang tercatat terjadi di luar Asia. Media memberitakan, pasien sebelumnya melakukan pelatihan bagi teknisi perempuan asal Cina itu.

Melanie Huml selanjutnya menjelaskan, pasien saat ini berada dalam kondisi "baik" dan sedang dirawat secara terisolasi di sebuah rumah sakit. Saat ini sedang dilakukan penelusuran, siapa saja yang memiliki kontak dengan pasien, sebelum dia dibawa ke rumah sakit.

Dinas kesehatan Bayern menyatakan menanggapi serius kasus itu, namun menegaskan persiapan mereka sangat baik. Saat ini juga dibuka beberapa layanan telepon "hotline" untuk warga yang khawatir tertular virus tersebut.

hp/as (dpa, afp)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan deutsche welle. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab deutsche welle.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA