Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

India Bersiap Evakuasi Warganya dari Wuhan

Rabu 29 Jan 2020 14:35 WIB

Rep: Fergi Nadira/Antara/ Red: Indira Rezkisari

Petugas mengenakan pakaian pelindung berada di sekitar pesawat yang mendarat membawa warga Jepang dari Wuhan di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, Rabu (29/1). Sejumlah negara lain seperti India juga bersiap mengevakuasi warganya keluar dari Hubei, China.

Petugas mengenakan pakaian pelindung berada di sekitar pesawat yang mendarat membawa warga Jepang dari Wuhan di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, Rabu (29/1). Sejumlah negara lain seperti India juga bersiap mengevakuasi warganya keluar dari Hubei, China.

Foto: Kyodo via Reuters
India memulai proses menyiapkan logistik untuk upaya evakuasi dari Wuhan, China.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- India sedang bersiap-siap mengevakuasi warganya dari Provinsi Hubei, China, terkait wabah virus corona, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri. Menurut laporan media sebelumnya, sebuah pesawat Air India sudah bersiaga untuk mengevakuasi sekitar 250 warga India dari Wuhan, kota di Hubei yang merupakan pusat wabah virus tersebut.

"Kita telah memulai proses untuk menyiapkan evakuasi warga negara India yang terdampak situasi menyangkut wabah virus Corona-2019 di Provinsi Hubei, China," kata juru bicara Raveesh Kumar dalam cicitan, dikutip dari Reuters. Pihak berwenang sedang menyiapkan logistik untuk memindahkan orang-orang, dari kota yang sedang diblokade itu, katanya.

Korban meninggal dunia akibat virus korona jenis baru di China sudah mencapai 132 orang. Sementara untuk jumlah kasus menginjak 1.500 kasus baru.

Jepang diketahui sudah mengangkut warganya dari China. Sementara pesawat Amerika serikat (AS) dilaporkan sudah mendarat di China guna evakuasi warganya dari Wuhan.

Otoritas AS mengatakan, Gedung Putih mempertimbangkan apakah akan menunda penerbangan ke China atau tidak guna mengendalikan penyebaran wabah virus yang masih memiliki satu keluarga dengan SARS dan MERS ini. "Semua opsi untuk menangani penyebaran penyakit menular sudah ada, termasuk pembatasan perjalanan," ujar Menteri KEsheatan AS Alex Azar.

Kekhawatiran penyebaran virus corona baru ini telah mendorong penerbangan di seluruh dunia untuk mengurangi perjalanan ke China. Terutama ke Kota Wuhan, tempat mulanya penyebaran penyakit. Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan, hampir 15 titik di Provinsi Hubei telah diisolasi.



Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA