Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

UEA Laporkan Kasus Pertama Virus Corona

Rabu 29 Jan 2020 21:42 WIB

Red: Nora Azizah

 Satu keluarga di Uni Emirat Arab (UAE) yang baru tiba dari Kota Wuhan, China, didiagnosis terkena kasus virus corona (Foto: ilustrasi bandara internasional Dubai)

Satu keluarga di Uni Emirat Arab (UAE) yang baru tiba dari Kota Wuhan, China, didiagnosis terkena kasus virus corona (Foto: ilustrasi bandara internasional Dubai)

Foto: REUTERS/Hamad I Mohammed/
Virus corona di UEA dikabarkan terjangkit pada satu keluarga yang tiba dari Wuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Satu keluarga di Uni Emirat Arab (UAE) yang baru tiba dari Kota Wuhan, China, didiagnosis terkena kasus virus corona. Kementerian Kesehatan UAE melaporkan, ini menjadi kasus pertama yang terkonfirmasi di UAE.

Baca Juga

Dalam pernyataan kementerian yang dirilis kantor berita pemerintah WAM, mereka yang didiagnosis terkena virus itu berada dalam kondisi stabil dan di bawah pengawasan medis. Namun pernyataan itu tidak menyebutkan di mana keluarga itu dirawat.

Masih belum jelas berapa banyak orang yang terinfeksi virus tersebut. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan serta kantor komunikasi pemerintah setempat belum memberikan komentar.

Seperti diketahui, UAE merupakan salah satu pusat transportasi udara utam. Melalui Bandara Internasional Dubai, UAE menempati urutan nomor tiga sebagai wilayah tersibuk di dunia. Bahkan Bandara Dubai juga menjadi pusat maskapai Emirates.

Bandara-bandara utama UAE di Dubai dan Abu Dhabi pada pekan lalu menyatakan bahwa penumpang yang tiba dari China akan diperiksa pada saat kedatangan. Prosedur ini sesuai dengan standar dari tindakan pencegahan di negara lain. Terkait wabah corona, Dubai juga sudah mengurangi jumlah penerbangan ke China.

Sebelumnya pihak berwenang China menyatakan jumlah total kematian akibat virus mirip flu itu telah meningkat dari 26 menjadi 132. Sementara jumlah kasus yang dikonfirmasi juga meningkat dari 1.459 menjadi 5.974.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA