Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Total Korban Meninggal Virus Corona di Hubei 259 Orang

Sabtu 01 Feb 2020 07:16 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Antrean truk pembawa meterial pembangunan rumah sakit di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Pemerintah China memerintahkan pembangunan rumah sakit baru untuk menampung ribuan korban virus corona. Total korban meninggal akibat virus corona di Hubei mencapai 249 orang per Jumat (31/1).

Antrean truk pembawa meterial pembangunan rumah sakit di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Pemerintah China memerintahkan pembangunan rumah sakit baru untuk menampung ribuan korban virus corona. Total korban meninggal akibat virus corona di Hubei mencapai 249 orang per Jumat (31/1).

Foto: CHINATOPIX
Jumlah kasus infeksi virus corona per 31 Januari di Hubei, China mencapai 7.153.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Provinsi Hubei di China yang menjadi pusat epidemi virus corona jenis baru melaporkan 45 korban meninggal terbaru dari wabah pada Jumat. Perkembangan tersebut membuat total korban meninggal menjadi 259, kata komisi kesehatan setempat pada Sabtu.

Provinsi ini juga telah mengkonfirmasi 1.347 kasus infeksi baru pada 31 Januari. Itu artinya, total orang yang positif 2019 novel coronavirus (2019 nCov) mencapai 7.153 orang pada akhir pekan.

Wuhan, Ibu Kota provinsi Hubei, tempat virus itu diduga berasal, melaporkan 576 kasus baru yang dikonfirmasi pada hari itu. Wuhan juga melaporkan 33 kematian akibat virus itu. Sebanyak 192 orang di Wuhan tak selamat diserang virus corona.

Provinsi ini tetap berada di bawah karantina penuh dengan jalan ditutup dan transportasi umum ditutup, tetapi sejumlah kecil pelancong ada yang masih melanggar ketentuan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan wabah itu sebagai darurat kesehatan publik sehingga menjadi perhatian internasional pada Kamis.

sumber : Antara, Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA