Selasa 11 Feb 2020 03:10 WIB

Khawatir Virus Corona, Sony dan Amazon Absen di MWC

Penyelenggara menyatakan acara yang menarik sekitar 100 ribu itu tetap digelar.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Andi Nur Aminah
Sony
Foto: EPA
Sony

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Perusahaan teknologi Sony dan Amazon menarik diri dari salah satu acara teknologi terbesar di dunia, karena risiko penyebaran virus corona. Perusahaan teknologi Sony menyatakan tidak bergabung dengan acara Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol setelah memantau situasi yang berkembang gara-gara virus corona.

Dilansir di Bbc.com pada Senin (10/2), penyelenggara menyatakan acara yang menarik sekitar 100 ribu orang tersebut akan tetap berlanjut. Mereka mengatakan perusahaan teknologi lain sedang mempertimbangkan ihwal apakah tetap akan hadir atau tidak?

Baca Juga

Perusahaan LG Electronics asal Korea Selatan, Ericsson, pembuat peralatan telekomunikasi Swedia, dan perusahaan chip AS NVIDIA mengundurkan diri dari konferensi teknologi yang berlangsung antara 24 dan 27 Februari mendatang. GSMA yang menyelenggarakan pameran itu di Spanyol mengonfirmasi bahwa beberapa peserta pameran besar telah memutuskan tidak datang ke pertunjukan itu pada tahun ini. Sementara peserta pameran lainnya, masih mempertimbangkan langkah perusahaan. Dia mengatakan penyelenggara tetap memiliki lebih dari 2.800 peserta pameran.

Mereka mengungkapkan bahwa penyelenggara telah menerapkan langkah-langkah tambahan untuk meyakinkan peserta pameran bahwa kesehatan dan keselamatan merupakan perhatian utama GSMA. GSMA memperkirakan antara 5.000 dan 6.000 orang akan mengunjungi Mobile World Congress.

GSMA juga mengatakan akan menyarankan peserta tidak boleh berjabat tangan satu sama lain selama acara itu. Selain itu, mikrofon yang digunakan pembicara akan didesinfeksi dan diubah sesuai kebutuhan.

Virus Corona telah membunuh lebih dari 800 orang dan menginfeksi lebih dari 34.800 pasien. Penyelenggaraan Singapore Airshow yang dijadwalkan mulai pada Selasa (11/2), menyatakan sejumlah perusahaan besar menarik diri dari acara tersebut, termasuk raksasa kedirgantaraan AS, Lockheed Martin. Bombardier dan Gulfstream Aerospace juga mengatakan mereka tidak akan hadir.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement