Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Peneliti Prediksi Virus Corona Bisa Infeksi 500 Ribu Orang

Selasa 11 Feb 2020 14:40 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Christiyaningsih

Gelombang pertama pasien positif virus Corona memasuki Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan, Hubei, China. Peneliti dari London School of Hygiene prediksi jumlah orang terinfeksi virus Corona. Ilustrasi.

Gelombang pertama pasien positif virus Corona memasuki Rumah Sakit Huoshenshan di Wuhan, Hubei, China. Peneliti dari London School of Hygiene prediksi jumlah orang terinfeksi virus Corona. Ilustrasi.

Foto: Xiao Yijiu/Xinhua via AP
Peneliti dari London School of Hygiene prediksi jumlah orang terinfeksi virus Corona

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Para peneliti dari London School of Hygiene dan Tropical Medicine mengumpulkan model matematika untuk menentukan penyebaran penyakit di Wuhan. Dari prediksi mereka, kemungkinan wabah virus Corona akan mencapai puncak pada pertengahan hingga akhir Februari.

Adam Kucharski, seorang profesor di pusat penelitian, mengatakan kepada Bloomberg bahwa berdasarkan perkiraan mereka setidaknya satu dari setiap 20 orang di Wuhan atau sama dengan sekitar 500 ribu orang dapat terinfeksi virus Corona saat wabah memuncak di waktu yang diprediksi. Virus Corona jenis baru pertama kali dikonfirmasi pada akhir Desember 2019 dan sejak itu menyebar secara global.

Para peneliti telah mendasarkan prediksi mereka pada asumsi tentang virus. Termasuk bahwa masa inkubasi standar adalah 5,2 hari dan bahwa populasi Wuhan yang berisiko sekitar 10 juta orang. Kucharski, yang merupakan seorang profesor bidang epidemiologi penyakit menular mengatakan penyakit akibat virus Corona saat ini cenderung memiliki prevalensi puncak lima persen dari populasi Wuhan.

Pada Ahad (9/2) malam, pemerintah di Provinsi Hubei memperkirakan secara keseluruhan ada 29.361 kasus terkait virus Corona di wilayah tersebut, termasuk 16.902 di Wuhan, ibu kota provinsi. Pemerintah provinsi tersebut juga memperkirakan tingkat kematian akibat virus Corona di Wuhan meningkat sebanyak empat persen dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah China terus berusaha menghentikan penyebaran virus Corona yang pertama kali berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei. Kota itu dan sejumlah wilayah di sekitarnya memberlakukan isolasi.

Sejauh ini, virus Corona telah menyebabkan lebih dari 1.000 kematian dan menginfeksi setidaknya 42 ribu orang di seluruh dunia. Sebagian besar kasus infeksi terjadi di wilayah daratan China, khususnya Wuhan dan wilayah-wilayah Provinsi Hubei. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus Corona sebagai darurat kesehatan masyarakat global dan Presiden China Xi Jinping mengatakan virus itu menimbulkan ancaman besar.

Baca Juga

sumber : Business Insider
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA